
SERAYUNEWS – Merayakan hari jadinya yang ke-61, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali bersiap menyuguhkan atraksi visual yang memukau lewat Festival Balon Udara #4. Mengangkat tema “Balon Wonosobo Mengudara di Purwokerto”, perhelatan akbar ini bakal digelar pada Ahad, 28 Juni 2026, bertempat di Lapangan Mas Mansoeur Kampus I UMP.
Acara yang terbuka untuk umum dan tanpa dipungut biaya alias gratis ini diproyeksikan menjadi salah satu magnet budaya dan wisata terbesar di wilayah Banyumas. Dengan memboyong pesona balon udara tradisional khas Wonosobo, UMP tidak hanya ingin menyajikan pengalaman unik bagi pengunjung, tetapi juga mempertegas perannya sebagai institusi akademik yang adaptif dalam memadukan sektor pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.
Ketua Panitia Festival Balon Udara UMP, Wildan Aji Saputra, M.Pd., menyampaikan bahwa agenda tahunan ini merupakan wujud nyata komitmen UMP dalam menyediakan ruang hiburan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Festival Balon Udara ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Milad UMP, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Wonosobo kepada warga Banyumas dan sekitarnya. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang edukatif, menghibur, dan mampu mempererat hubungan antara kampus dengan masyarakat,” kata Wildan, Senin (22/6/2026).
Menurut Wildan, antusiasme publik yang selalu melonjak dari tahun ke tahun membuktikan bahwa festival ini telah menjelma menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan, baik oleh warga lokal Banyumas maupun pelancong dari luar daerah. Tak sekadar menyajikan estetika balon udara yang melayang di langit Purwokerto, festival ini juga didesain untuk membawa dampak ekonomi berantai (multiplier effect) bagi para pelaku UMKM serta sektor pariwisata di sekitar lingkungan kampus.
Di sisi lain, Kepala Biro Humas dan Protokoler UMP, Irfan Fatkhurohman, M.Pd., menekankan bahwa festival ini merupakan langkah strategis sekaligus inovatif dalam memperkuat branding UMP sebagai kampus yang menyatu dengan masyarakat.
“UMP tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat. Festival Balon Udara ini menjadi simbol bagaimana kampus dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui kegiatan yang kreatif dan inspiratif,” katanya.
Irfan menambahkan bahwa festival ini sejalan dengan visi UMP yang tengah gencar memperkuat identitasnya sebagai kampus wisata (tourism campus) melalui berbagai sirkuit agenda, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan UMP sebagai kampus yang terbuka, inovatif, dan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Festival Balon Udara menjadi momentum untuk mempererat hubungan kampus dengan publik sekaligus memperkuat citra Banyumas sebagai destinasi wisata yang menarik,” kata dia.
Terselenggaranya Festival Balon Udara #4 ini merupakan buah manis dari sinergi apik antara UMP, komunitas balon udara Wonosobo, serta berbagai mitra strategis. Kehadiran formasi balon raksasa warna-warni yang sarat nilai filosofis tersebut diprediksi akan menyedot perhatian ribuan pasang mata.
Melalui momentum Milad ke-61 ini, UMP berharap dapat terus menstimulus pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya lokal. Sebuah perayaan yang mengawinkan edukasi, rekreasi, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu harmoni yang indah bagi warga Banyumas dan sekitarnya.