
PURWOKERTO, SERAYUNEWS-Proses pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto selesai pada Kamis (20/8/2026) malam sekitar pukul 22.45 WIB.
Enam orang yang diperiksa masing-masing Prof. Dr. Ir. Norman Arie Prayogo, S.Pi., M.Si. adalah Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni (Wakil Rektor III), Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si adalah Wakil Rektor Bidang Akademik (Wakil Rektor I. Eko Sumanto, S.Pt., M.Si. adalah sebagai Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan.
Tiga orang lainnya, yang merupakan orang luar Kampus Unsoed yakni Adhi Wiharto (Politisi), Mulyono (Pengusaha), dan Dian Mulia Wardhana alias Kating (Pengusaha).
Setelah hampir 10 jam pemeriksaan, lima orang keluar dan langsung masuk kelima mobil yang berbeda. Dikabarkan mereka akan dibawa langsung ke Jakarta.
“Mau dilanjutkan di Jakarta pertanyaannya,” kata Norman, sembari berjalan menuju mobil, Kamis malam.
Saat meninggalkan Polresta Banyumas, enam orang ini naik enam mobil yang berbeda. Selain Norman, lima orang lainnya tak mengeluarkan sepatah kata pun, saat ditanya wartawan.
Salah satu pejabat Unsoed yang diperiksa yaitu Wakil Rektor III Prof Dr Norman Arie Prayoga SPi MSi nampak keluar dari ruang pemeriksaan Mapolresta Banyumas menjelang tengah malam. Dia tidak banyak berkomentar kepada wartawan. Dia hanya mengatakan pemeriksaan akan dilanjutkan di Jakarta. “Saya tidak boleh bicara, pemeriksaan akan dilanjutkan di Jakarta,” katanya sambil bergegas menuju parkiran mobil.

Wakil Rektor I Unsoed Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. saat diperiksa sempat dua kali keluar ruangan untuk menjalankan Salat Ashar dan Maghrib. sementara Eko sejak pukul 13.00 wib sudah berada di Mapolresta Banyumas, bersama dengan sejumlah orang lainnya. Dia sempat keluar dari gedung Sat Reskrim untuk menunaikan sholat ashar, dan magrib.
Sekitar pukul 21.15 wib, Eko sempat keluar gedung dan meninggalkan Mapolresta menggunakan mobil, dengan dikawal dua orang dari KPK. Namun tak sampai satu jam dia sudah kembali lagi, tetapi sudah tidak menggunakan pakaian korpri. Dia juga nampak menggenakan jaket orange serta membawa tas gendong dan ada tas yang di tenteng.
Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang, di Mapolresta Banyumas, Kamis (20/08/2026). Beberapa diantaranya merupakan pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan beberapa lainnya merupakan pihak swasta.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi, terkait apa pemeriksaan oleh KPK itu. Rumor yang beredar pemeriksaan tersebut terkait dengan adanya ulah “nakal” pada saat proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri. Namun, hal itu sebatas informasi yang beredar dan belum terkonfirmasi.
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas. Informasi yang dihimpun Serayunews.com rombongan tiba di gedung tersebut sekitar pukul 12.30 wib. Sampai pukul 16.45 wib, pemeriksaan masih berlangsung.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Parningotan Silalahi, S.H., S.I.K., M.H membenarkan perihal tersebut. “Iya benar mas,” katanya saat dikonfirmasi wartawan.
Namun, mengenai pemeriksaan perkara apa, Kapolres tidak mengetahui secara pasti. Termasuk berapa orang yang ada di ruangan yang diperiksa.”Terkait perkara apa saya gak tahu mas. Iya sebatas pinjam ruangan,” kata dia.