
SERAYUNEWS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menahan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman serta Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap Sadmoko Danardono.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut sebelum fakta-fakta hukum terungkap secara jelas dalam persidangan.
Ammy Amalia Fatma Surya menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum sehingga setiap proses penegakan hukum harus dihormati oleh seluruh pihak.
“Ya kita harus menghormati proses hukum, karena kita sebagai warga negara tentunya juga Indonesia sebagai negara hukum,” kata Ammy, Minggu (15/3/2026).
Ia juga meminta masyarakat, termasuk pihak-pihak yang mengikuti perkembangan kasus tersebut, agar tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Saya juga minta rekan-rekan tidak berspekulasi dengan keterangan-keterangan yang belum dibuktikan dalam persidangan. Kita tunggu hasilnya, bagaimana fakta-fakta dalam persidangan,” ujarnya.
Menurutnya, proses hukum yang tengah berjalan di KPK perlu dihormati hingga seluruh fakta terungkap secara terang di pengadilan.
Ammy menambahkan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Cilacap telah menyatakan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap agar roda pemerintahan tetap berjalan stabil meski sejumlah pejabat tengah menjalani proses hukum.
Ia menyebut Forkopimda juga menyampaikan sikap tegas jika ada pihak yang mencoba melakukan intimidasi atau permintaan tidak wajar kepada jajaran pemerintah daerah.
“Tadi juga sudah Forkopimda menyatakan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap dan menyatakan ketegasannya apabila ada aparaturnya yang melakukan ancaman atau permintaan-permintaan kepada jajaran pemerintah Kabupaten Cilacap agar segera dilaporkan,” jelasnya.
Menurut Ammy, sikap tegas tersebut menjadi titik terang bagi keberlangsungan pemerintahan daerah ke depan.
“Ini menjadi satu titik terang bagi jalannya roda pemerintahan Kabupaten Cilacap ke depan. Insya Allah akan menjadi lebih baik,” tambahnya.
Terkait pejabat atau pihak yang tengah menjalani pemeriksaan oleh KPK, Ammy meminta agar mereka bersikap kooperatif dalam mengikuti proses hukum.
Ia menekankan pentingnya memberikan keterangan secara jujur dan jelas guna mendukung penegakan hukum di Indonesia.
“Untuk yang terperiksa, saya minta tetap harus bertindak kooperatif dengan KPK apabila dilakukan pemeriksaan kembali. Harus memberikan keterangan yang sebenar-benarnya dan sejelas-jelasnya demi penegakan hukum di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, terkait pendampingan hukum bagi pihak yang ditahan, Ammy menilai hal tersebut dapat diupayakan secara mandiri oleh yang bersangkutan.
Di tengah situasi tersebut, Ammy juga mengajak masyarakat untuk tetap berpikir positif terhadap pemerintah daerah. Ia berharap masyarakat memberi kesempatan kepada jajaran Pemkab Cilacap untuk tetap bekerja dan membuktikan komitmen dalam melayani masyarakat.
“Saya berharap berikan kami, jajaran pemerintah daerah Kabupaten Cilacap, waktu untuk membuktikan kembali komitmen kami dalam membangun Cilacap dan menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cilacap tetap berkomitmen menjalankan pelayanan publik secara maksimal sekaligus merealisasikan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
“Melaksanakan pelayanan publik dengan baik, melaksanakan janji-janji kampanye kami dengan baik, dan tentunya ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Cilacap,” kata Ammy.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.