
SERAYUNEWS — Wacana pembukaan seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap mulai menjadi perhatian publik. Di tengah munculnya berbagai spekulasi terkait tahapan seleksi hingga nama calon panitia seleksi (pansel), LSM Seroja menyatakan keyakinannya bahwa proses seleksi akan berlangsung objektif dan profesional.
LSM Seroja menaruh kepercayaan kepada Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, untuk menjaga proses pengisian jabatan strategis tersebut tetap transparan dan bebas dari kepentingan tertentu.
Koordinator LSM Seroja, Ekanto Wahyuning Santoso, mengatakan informasi mengenai seleksi Sekda Cilacap mulai mengerucut dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan, sejumlah figur yang diperkirakan masuk dalam jajaran panitia seleksi disebut mulai ramai diperbincangkan di kalangan birokrasi maupun masyarakat.
“Informasinya memang proses seleksi sekda akan segera berjalan. Bahkan sudah mulai muncul nama-nama yang disebut akan masuk panitia seleksi,” ujar Ekanto, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, keterlibatan unsur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, akademisi, hingga tokoh senior birokrasi diharapkan mampu menjaga netralitas dan kualitas proses seleksi.
Ekanto menyebut sistem yang kemungkinan digunakan dalam seleksi nanti adalah manajemen talenta atau talent management.
Pola tersebut menitikberatkan pada rekam jejak, kompetensi, pengalaman, hingga kapasitas kepemimpinan pejabat yang mengikuti seleksi.
Ia menilai metode tersebut dapat menghasilkan figur Sekda yang benar-benar memahami tata kelola pemerintahan daerah.
Ekanto mengaku optimistis Plt Bupati Cilacap akan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pejabat yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi Sekda.
Ia menilai latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki Plt Bupati menjadi modal penting untuk menjaga objektivitas proses seleksi.
“Saya yakin Ibu Bupati akan memberikan kesempatan kepada siapa pun yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi sekda secara terbuka dan objektif,” katanya.
Menurutnya, sosok Sekda ideal harus memiliki pengalaman memimpin lebih dari satu organisasi perangkat daerah (OPD) agar memahami sistem pemerintahan secara menyeluruh.
Selain itu, hasil asesmen atau uji kompetensi pada seleksi Sekda sebelumnya dinilai layak dijadikan salah satu bahan pertimbangan.
Dalam keterangannya, Ekanto juga berharap proses seleksi Sekda tidak dikaitkan dengan dinamika kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi yang sebelumnya sempat terjadi di Cilacap.
Menurutnya, tidak semua pejabat yang pernah diperiksa otomatis terlibat tindak pidana korupsi.
“Banyak pejabat yang faktanya justru berada pada posisi sebagai korban pemerasan, sehingga tetap layak diberi kesempatan mengikuti seleksi,” ujarnya.
Ia menilai sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap masih memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan daerah.
LSM Seroja berharap tahapan seleksi Sekda Cilacap berjalan transparan dan mampu menghasilkan birokrat profesional yang dapat membawa pemerintahan Kabupaten Cilacap semakin baik.
Selain memiliki kompetensi dan pengalaman, calon Sekda juga diharapkan mampu menjaga stabilitas birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Harapannya tentu Cilacap mendapatkan sekda yang profesional, berpengalaman, dan mampu bekerja untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.