
PURWOKERTO, SERAYUNEWS— Universitas Terbuka (UT) Purwokerto turut mendukung pelaksanaan kegiatan Doa Bersama Lintas Iman untuk mengenang Eyang Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo yang digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Goramas Cahaya Nusantara, dan bertepatan dengan hari wafatnya beliau pada 25 Juli 1978, sehingga momen ini sekaligus menjadi peringatan haul yang ke-48.
Nama Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo tidak asing bagi masyarakat Banyumas. Beliau lahir di Banyumas pada 16 Mei 1894 dan dikenal luas sebagai pendiri sekaligus presiden pertama Bank Negara Indonesia (BNI), bank nasional pertama yang didirikan Republik Indonesia. Selain berkiprah di dunia perbankan. Beliau juga tercatat sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) yang berperan dalam merumuskan dasar-dasar negara menjelang kemerdekaan Indonesia.
Sosok Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo juga dikenal sebagai kakek dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menjadikan namanya semakin lekat dengan sejarah bangsa sekaligus sejarah tanah kelahirannya di Banyumas.
Doa bersama lintas iman ini digelar sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo, sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Banyumas. Melalui doa yang dipanjatkan bersama oleh perwakilan berbagai agama, kegiatan ini menegaskan bahwa mengenang jasa seorang tokoh bangsa dapat dilakukan tanpa memandang perbedaan latar belakang keyakinan.
Dalam surat ucapan terima kasih yang disampaikan kepada UT Purwokerto, Yayasan Goramas Cahaya Nusantara menyampaikan apresiasi atas bantuan dan kerja sama yang diberikan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan ini merupakan salah satu wujud kepedulian UT Purwokerto terhadap kegiatan sosial dan kebangsaan yang digagas oleh elemen masyarakat di wilayah Banyumas.
Kolaborasi antara UT Purwokerto dan Yayasan Goramas Cahaya Nusantara dalam kegiatan ini menjadi salah satu contoh kegiatan yang mulia dan bermakna. UT Purwokerto sebagai lembaga pendidikan tinggi dapat berperan aktif bukan hanya dalam bidang akademik, melainkan juga dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan yang mempererat persatuan dan menjaga nilai-nilai kebangsaan, sekaligus mengenang jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi Indonesia.