Senin, 23 Mei 2022

Vaksinasi Booster di Cilacap Masih Rendah, Bupati Minta ASN Proaktif Bawa Saudara dan Teman

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat menggelar rapat evaluasi percepatan vaksinasi dengan Forkopimda Cilacap (Ulul Azmi)

Capaian target vaksinasi booster di Kabupaten Cilacap hingga saat ini baru mencapai sembilan persen. Untuk penuhi target 30 persen, di bulan Ramadan ini Pemkab Cilacap genjot pelayanan vaksinasi siang dan malam. Pegawai ASN diminta proaktif ajak saudara dan teman untuk ikut vaksin booster.


Cilacap, serayunews.com

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, cakupan vaksinasi hingga tanggal 11 April 2022 tercatat, dari target 1,5 juta sasaran diperinci untuk dosis 1 mencapai 88,08 persen, dosis 2 mencapai 78,94 persen, dan dosis tiga (booster) mencapai 9,43 persen.

Sehingga untuk mencapai 30 persen (459.785 dosis) masih diperlukan capaian vaksinasi sebanyak sekitar 318.389 dosis. Untuk memenuhi target tersebut, Pemkab Cilacap mendorong semua pihak bekerjasama untuk mempercepat capaian vaksinasi booster ini.

Baca juga  Pastikan Mudik Aman, Plh Bupati Banjarnegara Tinjau Pos Pengamanan dan Pos Terpadu

“Satu bulan ini kita targetkan bisa tercapai, paling tidak mendekati itu. Kita upayakan termasuk dari Forkopimda semua bergerak,” ujar Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji usai rapat evaluasi bersama Forkopimda Cilacap di Ruang Prasanda, Selasa (12/4/2022).

Bupati mengatakan, bahwa percepatan vaksinasi akan digenjot siang dan malam meski dalam bulan Ramadan. Menurutnya, demi kesehatan, vaksinasi saat puasa juga diperbolehkan. Hal itu sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kalau dilaksanakan hanya malam hari, target ini tidak mungkin bisa tercapai. Waktu itu dosis satu juga agak sulit tapi semua bisa selesai,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, bahwa untuk memenuhi target dibutuhkan kekompakan semua pihak, termasuk dari kalangan ASN agar bisa mengajak saudara, tetangga hingga teman yang belum vaksin booster agar mendatangani gerai-gerai yang telah disediakan, baik di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

Baca juga  Perayaan Trisuci Waisak di Candi Borobudur Berlangsung Meriah

“Kalau semua kompak pasti bisa selesai, tujuannya satu untuk menyelamatkan nyawa manusia. Jadi tokoh masyarakat, ulama, dan masyarakat mari membantu menyadarkan masyarakat yang belum vaksin untuk ikut vaksin booster demi kesehatan, ASN juga harus membawa saudara, teman, tetangga minimal lima orang untuk vaksin,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Cilacap Awaluddin Muuri menyampaikan, capaian vaksianasi yang digelar selama bulan Ramadan rata-rata mencapai 37 ribu dalam satu minggu, padahal untuk memenuhi target harusnya minimal 19 ribu sasaran setiap harinya.

Untuk menggenjot capaian target vaksinasi berbagai upaya dan strategi dilakukan di antaranya membuka gerai-gerai vaksin di tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, pasar, toko besar, tempat ibadah, terminal, stasiun, perguruan tinggi dan tempat keramaian lainnya.

Baca juga  PSHT Banjarnegara Jadikan Halal BI Halal sebagai Ajang Koreksi Diri

“Kepada semua OPD dan instansi vertikal untuk mendukung untuk mengimbau semua warga ikut vaksinasi booster, mensyaratkan perkumpulan di berbagai tempat pesertanya sudah sampai dosis tiga,” ujarnya.

Selain itu, upaya lain adalah perlu adanya vaksin reward atau berhadiah dengan dukungan OPD dan Pemerintah Pusat serta perusahaan besar yang ada di Kabupaten Cilacap.

“Penanganan di daerah lebih semangat lagi, konsentrasi daerah lebih padat penduduk dan daerah yang kurang masyarakat vaksinnya dan tempat keramaian dengan garis komando dan perintah yang jelas,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini