
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Video keluhan wisatawan terkait layanan parkir di Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, viral di media sosial. Dalam video tersebut, wisatawan mengaku tetap diminta membayar parkir meski hanya memutar balik kendaraan.
Menanggapi keluhan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjarnegara langsung mengecek lokasi dan memberikan teguran kepada pengelola serta juru parkir (jukir) yang bertugas.
Kepala Dishub Banjarnegara, Yusuf Winarsono, mengatakan pihaknya mendatangi titik parkir yang menjadi lokasi keluhan setelah video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
Dishub kemudian memberikan surat teguran tertulis kepada pengelola parkir dan jukir yang terlibat.
“Menindaklanjuti pemberitaan di media sosial, khususnya layanan perparkiran di Kompleks Candi Arjuna, kami dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara sudah datang ke lokasi dan memberikan surat teguran tertulis kepada pengelola maupun juru parkir,” kata Yusuf, Kamis (20/8/2026).
Saat melakukan pengecekan, Yusuf memastikan bahwa juru parkir yang terlihat dalam video viral tersebut merupakan petugas resmi yang terdata di Dishub Banjarnegara.
Karena itu, Dishub akan meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap petugas parkir, khususnya di kawasan wisata Dieng.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan parkir berjalan sesuai ketentuan sekaligus mencegah munculnya keluhan serupa dari wisatawan.
Dishub Banjarnegara juga meminta seluruh juru parkir mengedepankan sikap ramah, santun, dan tertib ketika melayani wisatawan.
“Harapannya ke depan para juru parkir dapat memberikan layanan yang lebih santun, sopan dan tertib, sehingga pengguna parkir merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Menurut Yusuf, kualitas pelayanan parkir turut menentukan pengalaman wisatawan selama berada di kawasan Dieng.
Karena itu, petugas parkir tidak hanya bertugas mengatur kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan publik dan wajah pariwisata Banjarnegara.
Dishub Banjarnegara mengapresiasi masyarakat dan wisatawan yang menyampaikan keluhan melalui media sosial.
Menurut Yusuf, laporan dari masyarakat dapat membantu pemerintah mengetahui persoalan pelayanan publik secara langsung di lapangan.
Ia pun meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan pelayanan parkir maupun fasilitas umum yang dinilai tidak sesuai.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan para pengguna parkir. Kalau ada hal-hal yang dirasa tidak berkenan, segera laporkan. Kami siap menindaklanjuti demi kenyamanan bersama,” katanya.
Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan parkir tidak sekadar berkaitan dengan pungutan atau retribusi.
Cara petugas melayani wisatawan juga menjadi bagian dari pengalaman saat berkunjung ke destinasi wisata.
Terlebih, Dieng merupakan salah satu destinasi unggulan Banjarnegara yang menarik wisatawan dari berbagai daerah.
Karena itu, peningkatan pengawasan terhadap layanan parkir di kawasan Candi Arjuna dinilai penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus citra pariwisata Dieng.