Rabu, 5 Oktober 2022

Viral! Uang Rp30 Juta dalam Kresek Hilang di Jalan, Sepulang dari Pasar Segamas Purbalingga 

Foto tangkap layar dari grup facebook

Jagad maya khususnya di wilayah Purbalingga dibuat heboh dengan unggahan foto uang puluhan juta dalam kantong plastik. Lebih heboh lagi, ditulis keterangan foto dalam postingan itu bahwa uang tersebut hilang saat perjalanan.


Purbalingga, serayunews.com

Pada grup facebook Info Seputar Purbalingga Perwira, akun Bang Jamal mengunggah foto tumpukan uang ratusan ribu. Uang tersebut ditaruh dalam kantong plastik warna ungu. Pada keterangan foto diinformasikan bahwa uang tersebut hilang dalam perjalanan. Saat itu pemilik baru saja dari Pasar Segamas Purbalingga.

“Tulung di acc min, mohon bantuane mba mas nulung ramane agi mumet duite rigol mau esuk, mbok weruh kresek warna ungu isi duit 30jt rigol kisaran pasar segamas nyampe kedungmenjangan, ana imbalane insya allah misal mbalekna,” tulis Bang Jamal dalam postingan.

Postingan tersebut mendapatkan banyak tanggapan dari warganet. Ratusan komentar disampaikan, dan postingan juga dibagikan berkali-kali oleh anggota grup. Hal yang tidak lazim, uang sebanyak 30 juta ditaruh di kantong kresek.

Saat dikonfirmasi kepada pemilik akun, disampaikan bahwa saat itu pemilik uang baru dari Pasar Segamas, Minggu (16/01/2022) pagi. Saat selesai transaksi, uang hasil jualan ditaruh di kresek. Kemudian saat perjalanan pulang menggunakan truk, mampir di SPBU Kedungmenjangan. Saat itu pemilik baru menyadari kresek sudah tidak ada.

“Naik truk, ditaruh di samping jok,” kata Bang Jamal saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan bahwa dari Pasar Segamas, orangtuanya hendak pulang ke Wonosobo. Kemudian mengisi BBM di SPBU Kedungmenjangan. Saat di SPBU baru menyadari kresek yang ada di jok tidak ada. Uniknya, perihal tersebut dia tidak melaporkan ke kepolisian. Namun justru mendatangi ke kiai.

“Sejak dulu bapak kalau menaruh uang cuma dikresek, bukan di tas,” ujarnya.

Namun, perihal peristiwa itu, dia tidak melaporkan ke kepolisian. Tetapi justru mendatangi tokoh agama. Meminta tolong dan berharap bisa ditemukan.

“Belum (laporan ke polisi, red) cuma ke kiai,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Gurbacov mengatakan, belum ada laporan masuk. Ketika ada laporan, pihaknya tetap meresponsnya. Meskipun belum diketahui, ada atau tidak unsur pidananya.

“Belum ada. Biar bagaimana pun kalau ada laporan ya kami respons. Terlepas ada atau tidak dengan unsur kriminal atau pidananya, kami tetep bantu untuk mencarinya,” kata dia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini