
SERAYUNEWS- Sebanyak 4.030 calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 mulai menjalani registrasi fisik dan verifikasi dokumen di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Tahapan ini menjadi proses akhir dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru sebelum peserta resmi berstatus sebagai mahasiswa Unsoed.
Registrasi fisik berlangsung di Gedung Registrasi Unsoed pada 10 hingga 12 Juni 2026. Sebelumnya, seluruh calon mahasiswa telah menyelesaikan registrasi secara daring pada 2-9 Juni 2026 dengan mengunggah berbagai dokumen yang dipersyaratkan oleh universitas.
Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto menjelaskan bahwa registrasi fisik merupakan bagian krusial untuk memastikan seluruh data peserta yang telah lolos seleksi nasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, proses ini menjadi langkah validasi akhir setelah peserta menyelesaikan registrasi online.
“Registrasi fisik ini merupakan rangkaian registrasi calon mahasiswa baru. Sebelumnya mereka telah melaksanakan registrasi online. Pada tahap ini mahasiswa melakukan verifikasi terhadap berkas yang sudah diunggah sehingga seluruh data yang masuk dapat dipastikan valid dan sesuai ketentuan,” ujar Eko.
Melalui tahapan ini, pihak universitas dapat memastikan keabsahan dokumen akademik maupun administrasi yang menjadi syarat penerimaan mahasiswa baru.
Dari total 4.030 calon mahasiswa baru yang mengikuti registrasi fisik, sebanyak 2.768 peserta berasal dari jalur reguler.
Sementara itu, sebanyak 1.262 calon mahasiswa lainnya merupakan penerima program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), yang menjadi salah satu program pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Tingginya jumlah penerima KIP Kuliah menunjukkan komitmen Unsoed dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Untuk memperlancar proses pelayanan dan menghindari penumpukan peserta, Unsoed membagi jadwal registrasi berdasarkan fakultas selama tiga hari pelaksanaan.
Pada hari pertama, registrasi diperuntukkan bagi calon mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Kedokteran.
Hari kedua melayani peserta dari Fakultas Peternakan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, serta Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan.
Sementara itu, hari ketiga diperuntukkan bagi calon mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Pembagian jadwal ini dilakukan agar proses verifikasi berjalan lebih efektif dan nyaman bagi seluruh peserta.
Selain registrasi fisik, beberapa program studi di Unsoed juga mewajibkan calon mahasiswa mengikuti psikotes sebagai bagian dari proses seleksi lanjutan.
Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi telah melaksanakan psikotes pada 9 Juni 2026. Sementara itu, Program Studi Farmasi dan Keperawatan menjadwalkan psikotes pada 10 Juni 2026.
Eko Sumanto menjelaskan bahwa psikotes bertujuan untuk mengukur kemampuan, kompetensi, serta kecocokan minat mahasiswa dengan bidang studi yang dipilih.
“Psikotes ini dilaksanakan untuk mengukur kemampuan dan kompetensi mahasiswa sesuai dengan bidang yang dipilih, sekaligus melihat kesesuaian minat dan kepribadiannya,” jelasnya.
Suasana registrasi diwarnai antusiasme para calon mahasiswa yang berhasil lolos melalui jalur SNBT 2026.
Rangga Setiawan, calon mahasiswa Program Studi S1 Agribisnis Fakultas Pertanian, mengaku bangga dan bersyukur dapat diterima di salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.
Ia bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh dan aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus.
“Saya bersyukur dan sangat senang dapat diterima di Unsoed. Dengan diterima di Agribisnis Unsoed, saya ingin menjadi mahasiswa yang aktif, belajar sungguh-sungguh agar memperoleh IPK yang baik, serta mendapatkan pengalaman yang bermanfaat untuk masa depan,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Saskia Dyas Putri Ramadhani yang diterima di Program Studi D3 Budi Daya Ikan.
Saskia merasa bersyukur karena dapat melanjutkan pendidikan tinggi di kampus yang masih berada dalam satu wilayah dengan tempat tinggalnya.
“Senang, Alhamdulillah bisa diterima walaupun di pilihan ketiga karena masih satu wilayah dengan tempat tinggal saya. Saya ingin aktif dalam perkuliahan, memperluas relasi dengan kakak tingkat maupun teman seangkatan, serta mengikuti berbagai organisasi kemahasiswaan,” ungkapnya.
Dengan dimulainya registrasi fisik dan verifikasi dokumen bagi 4.030 calon mahasiswa baru jalur UTBK-SNBT 2026, Unsoed semakin siap menyambut generasi baru mahasiswa yang akan menempuh pendidikan tinggi di berbagai fakultas dan program studi.
Tahapan ini menjadi pintu awal bagi ribuan mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan.