
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banjarnegara seiring meningkatnya intensitas musim kemarau.
Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) atau sekitar 209 jiwa di Desa Gemuruh Kesatrian RT 03 RW 07, Kecamatan Bawang, terdampak kekeringan akibat menurunnya debit sumber air.
Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia Kabupaten Banjarnegara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banjarnegara bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga, Jumat (3/7/2026).
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi PMI Banjarnegara, Aji Piluroso, mengatakan distribusi bantuan dilakukan setelah PMI menerima permohonan resmi dari Pemerintah Desa Gemuruh.
Pemerintah desa sebelumnya melaporkan bahwa masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena pasokan dari sumber mata air terus menurun.
“PMI menerima permintaan bantuan air bersih dari pemerintah desa. Setelah dilakukan koordinasi, kami bersama BPBD Banjarnegara segera menyalurkan bantuan ke lokasi yang terdampak,” ujar Aji.
Menurutnya, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan PMI untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama untuk keperluan minum, memasak, dan sanitasi.
Aji menjelaskan, Desa Gemuruh menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Banjarnegara yang mulai merasakan dampak musim kemarau tahun ini.
Penurunan debit sumber air menyebabkan pasokan air bersih bagi warga menjadi terbatas sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak.
“Di lokasi tersebut terdapat sekitar 40 kepala keluarga atau 209 jiwa yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat hingga kondisi sumber air kembali normal atau turun hujan,” katanya.
PMI Banjarnegara memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, BPBD, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan.
Jika terdapat wilayah lain yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, PMI menyatakan siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau guna menjaga ketersediaan air bersih.
Pemerintah Desa Gemuruh menyampaikan apresiasi atas respons cepat PMI Banjarnegara dan BPBD dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut dinilai sangat membantu warga yang dalam beberapa waktu terakhir harus menghemat penggunaan air akibat berkurangnya pasokan dari sumber mata air.
Memasuki puncak musim kemarau, PMI Banjarnegara mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pemerintah desa atau instansi terkait apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Langkah cepat dalam pelaporan dinilai penting agar penanganan dapat segera dilakukan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.