
SERAYUNEWS – Demensia adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
Kondisi ini umumnya dialami oleh orang yang berusia lanjut, namun bisa juga terjadi pada usia yang lebih muda. Mengenali gejala awal demensia sangat penting agar penanganan dini dapat dilakukan.
Oleh karena itu, redaksi akan menyajikan lima gejala awal demensia yang sering muncul. Apa saja? Jika Anda penasaran, simak artikel ini sampai akhir.
Penderita demensia mengalami penurunan fungsi kognitif pada dua domain utama, yang meliputi daya ingat, bahasa, atensi, kemampuan visuospatial, serta kemampuan mengambil keputusan.
Gejala ini bisa berkembang seiring berjalannya waktu dan biasanya semakin memburuk. Pada tahap lanjut, penderita demensia juga sering kali mengalami gangguan emosi dan perilaku.
Mereka mungkin merasa frustrasi, bingung, atau bahkan marah karena kesulitan yang mereka hadapi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Gangguan ini juga bisa menyebabkan perubahan suasana hati, seperti menjadi lebih mudah marah atau cemas tanpa alasan yang jelas.
Penderita demensia juga sering merasa lelah secara mental karena harus berusaha keras untuk mengingat atau melakukan hal-hal yang dulu mereka lakukan dengan mudah.
Selain itu, demensia juga bisa menyebabkan penderita menjadi lebih menarik diri dari lingkungan sosialnya karena merasa malu atau khawatir tidak bisa berkomunikasi dengan baik.
Kondisi ini bisa memperburuk keadaan mental mereka, karena isolasi sosial dan kurangnya dukungan emosional dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.
Penderita seringkali mengalami kesulitan mengingat informasi yang baru dipelajari, lupa dengan percakapan yang baru saja dilakukan, atau sering kehilangan barang-barang.
Meski gangguan daya ingat ringan mungkin terjadi seiring bertambahnya usia, pada demensia, penurunan ingatan ini lebih signifikan dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari.
Misalnya, seseorang dengan demensia mungkin lupa di mana mereka meletakkan barang penting.
Adapun seperti kunci atau dompet, atau mereka bisa berulang kali menanyakan hal yang sama dalam waktu singkat meskipun sudah mendapat jawabannya.
Gejala awal lainnya adalah kesulitan dalam melakukan kegiatan yang sebelumnya familiar. Tugas-tugas sederhana yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.
Adapun seperti memasak makanan yang sering dibuat, mengoperasikan alat rumah tangga, atau menyetir kendaraan, dapat menjadi tantangan besar bagi penderita demensia.
Mereka mungkin lupa langkah-langkah untuk menyelesaikan tugas tertentu atau merasa bingung dengan urutan aktivitas yang harus dilakukan.
Hal ini dapat membuat penderita merasa frustrasi dan membuat mereka menjadi lebih enggan untuk melakukan tugas-tugas tersebut.
Kemampuan visuospasial adalah kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan objek di sekitar serta hubungannya dengan ruang dan lingkungan.
Pada tahap awal demensia, penderita mungkin mulai kesulitan dalam hal ini. Mereka bisa salah mengartikan jarak atau hubungan antara benda-benda di sekitarnya.
Sehingga, membuat mereka lebih sering tersandung, salah langkah, atau bahkan tersesat di tempat yang sebenarnya mereka kenal baik.
Contohnya, seseorang yang menderita demensia bisa mengalami kesulitan dalam menavigasi jalan di rumahnya sendiri atau tidak bisa memahami dengan baik peta yang sederhana.
Gangguan komunikasi sering menjadi salah satu tanda awal dari demensia. Penderita mungkin mulai mengalami kesulitan dalam menemukan kata-kata yang tepat saat berbicara atau menulis.
Mereka bisa lupa kata yang sering mereka gunakan atau mengulang-ulang frasa yang sama dalam percakapan.
Selain itu, penderita demensia juga mungkin mengalami kesulitan dalam mengikuti alur percakapan.
Mereka bisa bingung dengan topik yang sedang dibicarakan atau kehilangan kemampuan untuk merespons dengan tepat dalam dialog.
Gangguan komunikasi ini bisa membuat penderita merasa terisolasi dan menurunkan kepercayaan diri.
Kemampuan untuk tetap fokus atau berkonsentrasi seringkali menurun pada tahap awal demensia. Penderita mungkin merasa kesulitan selesaikan tugas yang butuh perhatian dan fokus yang berkelanjutan.
Bahkan tugas-tugas sederhana seperti menonton film atau membaca buku bisa menjadi sulit, karena penderita merasa sulit untuk mengikuti alur cerita atau informasi yang sedang disampaikan.
Mereka juga mungkin merasa bingung ketika dihadapkan dengan banyak informasi sekaligus, atau sulit untuk merencanakan dan mengambil keputusan.
Itulah lima gejala awal demensia yang kerap dirasakan oleh pengidapnya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Tetap jaga kesehatan, ya.***