
SERAYUNEWS-Banjir pesisir di wilayah Tegal dan sekitarnya kembali berpotensi terjadi. Setelah pada Senin (11/5/2026), maka pada Selasa (12/5/2025) ini banjir pesisir alias rob berpotensi terjadi di Tegal dan sekitarnya.
Hal itu seperti diungkap Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal. BMKG Tegal menginformasikan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob pada Selasa (12/5/2026) pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.
Dikutip dari Instagram BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, disebutkan masyarakat pesisir diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Fenomena itu berpotensi menyebabkan banjir pesisir atau rob pada Selasa (12/5/2026) pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB. Banjir pesisir tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Jika rob terjadi, akan berdampak pada aktivitas warga. Aktivitas warga yang akan terdampak adalah bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Maka, warga diimbau untuk siaga mengantisipasi dampak air pasang maksimum. Kemudian masyarakat bisa memantau perkembangan melalui media sosial BMKG.
BMKG Tegal menjelaskan, bahwa peningkatan ketinggian air laut maksimum terjadi karena adanya fenomena super new moon alias fase bulan perigee dan bulan baru tanggal 17 Mei 2026 yang berpotensi meningkatkan air laut maksimum.
Diketahui, fenomena banjir pesisir atau rob sering terjadi di pesisir utara Pulau Jawa. Kini, salah satu kebijakan yang sedang diusahakan pemerintah adalah membentuk tanggul raksasa di pantura agar banjir pesisir tidak lagi menggenangi daratan.