
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama bagi warga terdampak longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum. Proses pencairan berlangsung di Posko Tanggap Darurat Longsor Situkung.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan bahwa BLT dicairkan berdasarkan perintah dan permintaan dari komandan pos komando tanggap bencana.
“Bantuan langsung tunai dicairkan setelah mendapatkan persetujuan pemangku kebijakan melalui nomor rekening posko induk yang dikelola oleh PMI Banjarnegara,” ujarnya.
Pada tahap pertama, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp157.200.000. Dana tersebut dibagikan kepada warga terdampak berdasarkan klasifikasi yang telah ditetapkan pemerintah desa.
Aji memaparkan bahwa sebagian bantuan tunai dialokasikan untuk pelajar dan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar kecamatan maupun luar Kabupaten Banjarnegara.
“Ada klasifikasi bantuan langsung tunai ini, seperti untuk kalangan pelajar atau mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar Kecamatan Pandanarum dan di luar Kabupaten Banjarnegara,” jelasnya.
Rinciannya:
Selain untuk pelajar dan mahasiswa, BLT tahap pertama juga diberikan kepada 322 Kepala Keluarga korban terdampak longsor.
Rinciannya:
Salah satu penerima bantuan, David, warga Dusun Situkung RT 2 RW 3, mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diterima.
“Terima kasih juga kami sampaikan kepada relawan PMI yang hadir disetiap lini dan pos pos mendampingi kami selama masa darurat bencana, pelayananya sangat ramah dan membuat kami nyaman,” ujarnya.
David mengatakan, bantuan itu akan digunakan seefektif mungkin selama dirinya harus tinggal di pengungsian.
Plh Ketua PMI Banjarnegara, Noor Tamami, menegaskan bahwa PMI tetap berkomitmen menjaga transparansi seluruh donasi yang dikelola.
“Kami memastikan pengelolaan donasi dilaporkan secara berkala dan transparan kepada seluruh masyarakat dan dapat dilihat melalui media sosial,” jelasnya.