
PURBALINGGA, SERAYUNEWS — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga terus mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih untuk mengatasi krisis air akibat musim kemarau.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh BPBD Kabupaten Purbalingga hingga hari ke-17 penanganan darurat per tanggal 24 Juli 2026, total sebanyak 294.000 liter air bersih telah berhasil didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah tersebut.
Menurut Laporan Data Realisasi Pendistribusian Air Bersih Pusdalops BPBD Kabupaten Purbalingga, penyaluran ini mencakup 60 armada tangki yang tersebar di 8 kecamatan dan 11 desa. Dampak dari krisis air bersih ini dirasakan oleh sedikitnya 1.611 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 6.339 jiwa.
Selain permukiman warga, catatan BPBD juga menunjukkan fasilitas publik dan lembaga pendidikan turut terdampak, meliputi 1 pondok pesantren dan 2 sekolah.
Berdasarkan rincian data BPBD Purbalingga, dari total 8 kecamatan yang terdampak, Kecamatan Karangreja menjadi wilayah dengan alokasi bantuan air bersih terbanyak.
Sebanyak 25 armada tangki berisi 125.000 liter air bersih dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan 220 KK atau 1.202 jiwa di wilayah tersebut.
Kecamatan Kejobong menyusul di urutan kedua wilayah terdampak terbesar, menerima 20 tangki air bersih setara 94.000 liter untuk menyokong 612 KK atau 1.799 jiwa.
Sementara itu, sisa pasokan disalurkan ke kecamatan lainnya sesuai catatan data BPBD, yakni Karangmoncol (4 tangki/20.000 liter), Mrebet (3 tangki/15.000 liter), Karanganyar (3 tangki/15.000 liter), Kemangkon (2 tangki/10.000 liter), Pengadegan (2 tangki/10.000 liter), dan Kertanegara (1 tangki/5.000 liter).
Data pengirim BPBD Purbalingga mencatat adanya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanganan krisis air ini. Dari total 60 tangki yang dikirimkan, armada utama berasal dari BPBD Purbalingga sebanyak 53 tangki (265.000 liter), dibantu oleh BPJS Kesehatan Purwokerto sebanyak 6 tangki (24.000 liter), serta Polsek Mrebet sebanyak 1 tangki (5.000 liter).
Dalam giat droping harian per 24 Juli 2026, petugas BPBD menyasar tiga titik lokasi utama, yaitu Desa Pengalusan di Kecamatan Mrebet (RT 01/RW 02, RT 02/RW 02, RT 03/RW 03, RT 04/RW 03), Desa Serang di Kecamatan Karangreja (RT 03/RW 08, RT 04/RW 08), serta Desa Kutabawa di Kecamatan Karangreja (RT 15/RW 02, RT 15/RW 04). Masing-masing lokasi menerima alokasi 2 tangki atau setara 10.000 liter air bersih.
BPBD Kabupaten Purbalingga mengimbau masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih darurat atau ingin melaporkan wilayah kekeringan untuk menghubungi Call Center Pusdalops BPBD melalui nomor telepon/WhatsApp 081227740906.