
SERAYUNEWS– Kantor BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto mencatat, proporsi biaya pelayanan kesehatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dari Januari-September 2023 mencapai sebesar Rp1,14 triliun. Jenis pelayanan yang memakan biaya besar adalah rawat inap tingkat lanjutan.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Purwokerto, Unting Patri Wicaksono Pribadi dalam keterangannya menyebutkan, untuk Kabupaten Banyumas, jumlah proporsi biaya pelayanan kesehatan dari Januari hingga September mencapai Rp 1.139.214.976.296.
Dijelaskan, proporsi biaya pelayanan kesehatan di Kabupaten Banyumas hingga September 2023 tersebut terbagi menjadi dua. Yakni biaya pelayanan kesehatan rujukan sebesar 90,92 persen. Sedangkan biaya pelayanan kesehatan primer 9,08 persen.
Untuk jenis pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan hingga September 2023, biaya mencapai Rp371.580.108.910. Untuk jenis pelayanan rawat inap tingkat lanjutan biaya sebesar Rp664.229.308.291. Sedangkan untuk jenis pelayanan kapitasi sebesar Rp83.908.063.308.
Dana kapitasi merupakan besaran pembayaran per-bulan yang dibayar dimuka kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Ini berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.
Sementara untuk jenis pelayanan rawat jalan tingkat pertama (tanpa kapitasi) sebesar Rp4.326.267.787. Untuk jenis pelayanan rawat inap tingkat pertama sebesar Rp6.614.115.000. Sisanya untuk jenis pelayanan promotif dan preventif sebesar Rp8.557.113.000.
Tercatat saat ini jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kerjasama sampai dengan Oktober ada sebanyak 127 lokasi. Sedangkan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) Kerjasama sampai dengan Oktober ada sebanyak 25 lokasi.
Pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di FKTP dari Januari-Agustus 2023 sebanyak 4.500 per hari, dan pemanfaatan di FKRTL sebanyak 4.000 per hari.