
SERAYUNEWS- PSSI resmi memasuki babak baru sejarah sepak bola nasional dengan menunjuk John Herdman sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia.
Penunjukan ini langsung menyedot perhatian publik karena Herdman bukan figur sembarangan. Ia dikenal sebagai pelatih berlisensi UEFA Pro dengan reputasi global dan rekam jejak elite di panggung dunia.
Nama John Herdman tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA. Kini, tantangan besar menantinya di Asia Tenggara bersama Merah Putih.
Melansir keterangan resmi di laman Instagram Timnas Indonesia, berikut ulasan selengkapnya mengenai profil lengkap John Herdman, Arsitek Piala Dunia yang kini menangani Timnas Indonesia:
John Herdman lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975. Ia mengawali kariernya sebagai pelatih pengembangan sebelum menjelma menjadi arsitek sepak bola nasional Kanada.
Dengan pendekatan modern dan kepemimpinan berbasis komunikasi, Herdman dikenal mampu membangun mental juara dan ikatan kuat di ruang ganti.
Lisensi UEFA Pro yang dimilikinya menjadi bukti kapasitas teknis Herdman sebagai pelatih level tertinggi di dunia.
Perjalanan kepelatihan John Herdman berlangsung panjang dan bertahap. Ia memulai karier sebagai Direktur Pengembangan Regional dan Nasional pada periode 2001–2011, sebelum dipercaya menangani tim nasional secara penuh.
Tonggak penting karier Herdman dimulai saat ia menjabat Kepala Pelatih Timnas Putri Kanada (2011–2018). Di tangan Herdman, Kanada menjelma menjadi kekuatan global sepak bola wanita.
Kesuksesan tersebut berlanjut ketika ia dipercaya menangani Timnas Putra Kanada (2018–2023). Puncaknya, Herdman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia Qatar 2022, sebuah prestasi bersejarah setelah penantian 36 tahun.
Pada level klub, Herdman sempat menukangi Toronto FC (2023–2024) sebelum akhirnya menerima tantangan baru bersama Timnas Indonesia pada 2026.
Dari sisi pengalaman, angka-angka John Herdman berbicara lantang. Ia telah mengoleksi lebih dari 23 tahun pengalaman melatih di level profesional.
Secara statistik, Herdman tercatat memimpin:
⦁ 215 pertandingan internasional
⦁ 46 pertandingan klub
⦁ Menangani tim di 3 negara berbeda
Catatan ini menempatkan Herdman sebagai pelatih dengan jam terbang tinggi, terbiasa menghadapi tekanan kompetisi internasional.
Keberhasilan Herdman tidak hanya tercermin dari hasil tim, tetapi juga pengakuan individu. Ia beberapa kali dinobatkan sebagai pelatih terbaik, di antaranya:
⦁ FIFA Men’s Coach Nominee – The Best (2012, 2015, 2016)
⦁ Coach of the Year New Zealand Football (2006, 2008)
⦁ Sport Canada Coaching Excellence Award (2012, 2016)
⦁ Canadian Coach of the Year – Jack Donohue Award (2017)
⦁ Team of the Year versi The Canadian Press (2012, 2022)
Penghargaan tersebut menegaskan kualitas Herdman sebagai pelatih kelas dunia.
John Herdman dikenal sebagai pelatih spesialis proyek jangka panjang. Bersama Kanada, ia mencatatkan sejumlah prestasi penting:
⦁ Lolos Piala Dunia Wanita FIFA 2011 & 2015
⦁ Medali Perunggu Olimpiade London 2012
⦁ Medali Perunggu Olimpiade Rio 2016
⦁ Juara Pan American Games 2011
⦁ Lolos Piala Dunia FIFA 2022 (Putra)
Tak hanya itu, Herdman juga sukses mengangkat peringkat FIFA Kanada, baik di sektor putra maupun putri, ke posisi tertinggi sepanjang sejarah negara tersebut.
PSSI mengontrak John Herdman selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan hingga 2029, untuk menangani Timnas Indonesia senior dan U-23. Ia dijadwalkan mulai bekerja penuh pada Januari 2026.
Target jangka pendek Herdman adalah membangun fondasi permainan yang kuat, meningkatkan peringkat FIFA, serta membawa Timnas Indonesia tampil kompetitif di FIFA Series, ASEAN Cup 2026, FIFA Match Day, dan Asian Games 2026.
Dalam pernyataannya, Herdman menyebut Indonesia sebagai proyek yang tepat karena memiliki gairah sepak bola luar biasa, basis suporter masif, serta potensi pemain lokal dan diaspora yang besar.
Herdman dikenal sebagai pelatih yang menekankan integritas, transparansi, dan rasa hormat. Ia membangun kedekatan dengan pemain, tanpa mengurangi disiplin dan tuntutan profesional.
Pendekatan ini diyakini cocok dengan karakter pemain Indonesia yang membutuhkan kepercayaan diri, struktur permainan jelas, serta mental bertanding yang kuat di level internasional.
Penunjukan John Herdman menandai langkah berani PSSI dalam membangun sepak bola Indonesia dengan standar global. Dengan pengalaman membawa tim ke Piala Dunia dan Olimpiade, Herdman kini memikul harapan besar publik Tanah Air.
Apakah sentuhan arsitek Piala Dunia ini mampu mengubah potensi menjadi prestasi nyata? Tahun 2026 akan menjadi panggung pembuktian John Herdman bersama Timnas Indonesia.