Minggu, 28 November 2021

Bupati Beberkan Situasi Terbaru Covid-19 di Banyumas

Bupati Banyumas, Achmad Husain. (dok istimewa)

Bupati Banyumas Achmad Husein membeberkan situasi terbaru Covid-19 di Oktober 2021. Bupati juga mengungkap akumulasi kasus Covid-19 sejak Maret 2020.


Purwokerto, serayunews.com

Baik angka positif Covid-19 maupun orang meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Banyumas terus menurun. Bahkan pada pertengahan Oktober 2021, kasus meninggal karena Covid-19 hanya 10 orang saja. Angka tersebut berbanding cukup jauh, jika dibandingkan pada bulan sebelumnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, di bulan Oktober ini rata-rata orang meninggal karena Covid-19 di Kabupaten Banyumas dua hari sekali hanya satu hingga dua orang. Hal ini menyusul kesadaran masyarakat yang dirasa cukup tinggi, serta tingginya vaksinasi di Kabupaten Banyumas.

“Kalau selama bulan September di Banyumas itu sebanyak 74 orang meninggal karena Covid-19, sedangkan bulan ini hingga tanggal 15 Oktober kemarin orang yang meninggal karena Covid-19 mencapai 10 orang,” ujar dia, Sabtu (16/10).

Husein menambahkan, sejak bulan Maret 2020 hingga pertengahan Oktober 2021 ini, orang meninggal karena Covid-19 sudah mencapai 1.929 orang. Ia berharap angka tersebut akan terus menurun hingga bulan-bulan berikutnya. Sehingga Banyumas segera turun ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, dimana sekarang Banyumas masih berada di PPKM Level 3.

Menurunnya angka orang meninggal dunia karena Covid-19 pada bulan ini juga dibarengi minimnya orang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan hanya ada 95 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Total selama bulan Maret 2020 hingga 15 Oktober 2021 sebanyak 34.551 orang telah terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan untuk angka penderita Covid-19 terbanyak pada bulan Juli 2021 sebanyak 13.720, dan orang yang meninggal karena Covi-19 pada bulan yang sama yakni 777 jiwa.

“Untuk cakupan vaksinasi secara kumulatif pada dosis 1 di Banyumas sudah mencapai 54,5 persen. Atau 762.791 capaian dari 1.398.427 sasaran. Dengan rincian lansia sudah sebanyak 62,8 persen, petugas publik 77.0 persen, SDMK 135.0 persen, masyarakat rentan dan umum 49 persen dan cakupan vaksin usia 12-17 tahun 57,6 persen,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini