
SERAYUNEWS — Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan Edukasi (BLE) Kaliori membawa angin segar bagi Pemkab Banyumas.
Dalam peninjauan tersebut, Presiden menunjukkan ketertarikan kuat terhadap sistem pengelolaan sampah yang diterapkan. Bahkan, ia mendorong daerah lain untuk mereplikasi model serupa sebagai solusi berkelanjutan.
Untuk mempercepat pengembangan pengelolaan sampah, Presiden menawarkan bantuan langsung kepada pemerintah daerah. Tawaran ini disambut cepat oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.
Sadewo mengungkapkan, Banyumas saat ini masih membutuhkan 15 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) guna mencapai target ambisius zero waste.
“Saat Pak Presiden tadi menawarkan bantuan, saya langsung menyampaikan yang kami butuhkan adalah TPST. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” kata Sadewo.
Sadewo menegaskan, tambahan 15 TPST dengan kapasitas masing-masing 10 ton per hari akan menjadi kunci pencapaian target pengelolaan sampah di Banyumas.
“Kalau saya tambah 15 TPST dengan kapasitas 10 ton per hari, maka tahun 2028 saya jamin di depan Pak Presiden, Banyumas bisa mencapai zero waste to money,” katanya.
Konsep zero waste to money sendiri mengarah pada pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi dari proses daur ulang dan pengolahan.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkab Banyumas telah mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp111 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membangun 15 TPST yang tersebar di berbagai kecamatan.
Jika terealisasi, seluruh kecamatan di Banyumas berpotensi memiliki fasilitas pengolahan sampah terpadu, memperkuat sistem dari hulu ke hilir.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem pengelolaan sampah di TPA BLE Kaliori.
Dalam kunjungannya, Selasa (28/4/2026), ia menilai pendekatan yang diterapkan merupakan inovasi yang layak menjadi rujukan nasional, terutama karena mampu mengintegrasikan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten.
“Saya sangat terkesan, saya benar-benar terkesan dan kepala dinas ya, ini satu terobosan, inisiatif yang sangat baik,” kata Prabowo saat meninjau TPA BLE Kaliori.