
SERAYUNEWS – Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Sidasari, Desa Tambaksari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Minggu (10/5/2026) sore.
Peristiwa tersebut menghanguskan bagian dapur dan sebagian rumah belakang milik seorang petani bernama Taslim (66).
Dalam kejadian itu, seorang lansia bernama Tasinem (86) mengalami luka bakar setelah sempat terjebak di area dapur saat api membesar.
Korban kemudian dievakuasi warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Aghisna Sidareja untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo menjelaskan, kebakaran diduga dipicu tungku pawon yang masih menyala saat ditinggal pemilik rumah.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.05 WIB ketika Tasinem memasak air menggunakan tungku tradisional. Karena faktor usia lanjut, korban diduga lupa mematikan api dan meninggalkan dapur.
“Api kemudian merambat ke tumpukan kayu bakar yang berada di sekitar tungku hingga membesar dan membakar dapur,” jelas Gatot.
Kobaran api pertama kali diketahui seorang warga bernama Kesod yang saat itu melintas sambil membawa kambing sekitar pukul 15.20 WIB.
Ia melihat asap tebal keluar dari dapur rumah korban dan langsung berteriak meminta pertolongan warga.
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga lain, yang segera berlari menuju lokasi. Saat pintu dapur dibuka, api diketahui sudah membesar dan Tasinem masih berada di dalam ruangan.
Tanpa pikir panjang, warga langsung masuk dan menggendong korban keluar rumah untuk menyelamatkannya dari kobaran api.
Setelah korban berhasil dievakuasi, warga sekitar bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 20 menit kemudian sebelum merembet lebih luas ke bangunan utama rumah.
Petugas Pos Damkar Sidareja menerima laporan kejadian pada pukul 15.44 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.58 WIB dengan waktu respons kurang lebih 14 menit.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dengan unsur terkait sekaligus melakukan pendinginan dan pendataan dampak kebakaran.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 58 juta. Kerusakan meliputi dapur yang habis terbakar, sebagian rumah bagian belakang, serta sejumlah perabot rumah tangga.