
JAKARTA, SERAYUNEWS – PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) kembali meramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif sekaligus meluncurkan Etawalin Special Limited Edition serial Maia Estianty.
Peluncuran kemasan edisi terbatas tersebut menjadi salah satu daya tarik di ajang yang berlangsung hingga 12 Juli 2026. Maia Estianty dihadirkan sebagai ikon “RATU SEJAGAT (SEndi terJAGA kuaT)”, yang merepresentasikan perempuan Indonesia aktif, produktif, dan tetap percaya diri di setiap fase kehidupan.
Melalui inovasi ini, Etawalin ingin memperkuat posisinya sebagai susu kambing herbal yang mendukung masyarakat menjaga kesehatan sendi dan tulang agar tetap aktif menjalani berbagai aktivitas.
Selain peluncuran kemasan terbaru, Ethos juga menghadirkan berbagai kegiatan di booth Etawalin, mulai dari talkshow kesehatan bertajuk Herbatalk, pemeriksaan kesehatan gratis, promo khusus, hingga beragam permainan interaktif berhadiah.
Brand Ambassador Etawalin, Maia Estianty, mengaku semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan sendi seiring bertambahnya usia dan aktivitas yang tetap padat.
Ia mengatakan kesibukan sebagai publik figur hingga kini menjadi seorang nenek membuatnya kerap mengalami nyeri pada pinggang, lutut, tumit, hingga bahu.

“Dengan banyaknya aktivitas yang saya lakukan, mulai dari pekerjaan, liburan, menghadiri berbagai kegiatan hingga sekarang sering menggendong cucu, saya semakin sadar bahwa kesehatan harus dijaga. Saya rutin berolahraga dan mengonsumsi Susu Kambing Herbal Etawalin dua kali sehari agar tetap nyaman bergerak dan bisa menikmati waktu bersama keluarga,” ujarnya.
Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, mengatakan keikutsertaan Ethos dalam Jakarta Fair menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Jakarta Fair menjadi momentum penting bagi kami untuk semakin dekat dengan masyarakat. Kami percaya kesehatan sendi dan tulang merupakan fondasi penting dalam menjaga produktivitas dan kualitas hidup. Karena itu Etawalin terus berinovasi menghadirkan berbagai varian produk sesuai kebutuhan konsumen, termasuk Etawalin Special Limited Edition Kemasan Maia Estianty,” katanya.
Menurut dia, kepercayaan masyarakat terhadap Etawalin juga tercermin melalui raihan Indonesia Best Brand Award (IBBA) 2025 dan Top Brand Award 2026, yang semakin memotivasi perusahaan menghadirkan produk berkualitas.
Dalam sesi Herbatalk, dokter spesialis saraf dr. Lilir Amalini, SpN, CFIDN, AIFO-K, menjelaskan bahwa nyeri sendi kini tidak hanya dialami lansia, tetapi juga banyak ditemukan pada usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat.
“Banyak orang menganggap nyeri sendi hanya terjadi karena faktor usia, padahal aktivitas sehari-hari seperti duduk terlalu lama, kurang bergerak, mengangkat beban dengan posisi yang salah, hingga postur tubuh yang buruk juga memberikan tekanan pada otot dan sendi,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat membiasakan aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan ideal, memperhatikan postur tubuh, serta mengonsumsi nutrisi seimbang untuk menjaga mobilitas tubuh.
“Mobilitas yang baik menjadi kunci agar seseorang tetap aktif, mandiri, dan produktif sepanjang hidup. Selain pola hidup sehat, berbagai bahan alami dan herbal juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh,” katanya.
Selain Etawalin, Ethos juga memperkenalkan sejumlah produk kesehatan berbahan alami lainnya, seperti Freshmag, Etawaku Platinum, Zymuno Essential, Etawaherb, Bio Insuleaf, dan Fresh Vision.
Etawalin sendiri merupakan susu kambing herbal yang dipadukan dengan lima bahan alami, yakni jahe, temulawak, kayu manis, daun salam, dan serai. Produk ini hadir dalam tiga varian, yaitu Etawalin Original, Etawalin Delicate yang rendah gula, serta Etawalin Sereal.