
SEMARANG, SERAYUNEWS – Pendaki yang berencana menuju Gunung Merbabu pada September 2026 perlu memperhatikan adanya perubahan akses pendakian. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu mengumumkan penutupan sementara jalur Thekelan dan Wekas untuk mendukung kegiatan penataan serta pemeliharaan jalur di kawasan taman nasional.
Dalam pengumuman yang diterbitkan pada 24 Agustus 2026, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menyampaikan bahwa jalur pendakian Thekelan tidak dapat digunakan mulai 1 hingga 30 September 2026. Sementara itu, jalur pendakian Wekas hanya ditutup pada 5 September 2026.
Penutupan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Merbabu Trail Run (MTR) serta tindak lanjut atas permohonan penutupan sementara jalur pendakian. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengelola dalam melakukan penataan dan pemeliharaan jalur pendakian agar aktivitas wisata di kawasan Gunung Merbabu tetap aman dan terkelola.
Selama periode penutupan, wisatawan tidak dapat melakukan pendakian, berkemah, maupun kunjungan melalui jalur Thekelan dan Wekas pada waktu yang telah ditentukan. Karena itu, pendaki yang sebelumnya sudah menyusun jadwal perjalanan disarankan segera menyesuaikan rencana.
Calon pendaki juga dapat mempertimbangkan jalur lain yang masih tersedia sesuai dengan ketentuan pengelola. Sebelum melakukan perjalanan, pendaki wajib memastikan kembali status jalur dan memenuhi prosedur pemesanan yang berlaku.
Balai Taman Nasional Gunung Merbabu mengingatkan bahwa setiap calon pendaki harus melakukan booking secara online melalui laman resmi Taman Nasional Gunung Merbabu. Ketentuan tersebut perlu diperhatikan agar proses pendakian dapat berlangsung sesuai prosedur.
Selain administrasi pendakian, pengunjung juga diwajibkan menaati protokol wisata yang berlaku di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Pendaki diminta menjaga keselamatan selama perjalanan, tidak meninggalkan sampah, serta turut mempertahankan kelestarian lingkungan.
Dengan adanya penutupan sementara ini, pendaki yang memiliki agenda ke Gunung Merbabu pada September 2026 sebaiknya tidak hanya mengandalkan jadwal lama. Pengecekan informasi terbaru dari pengelola menjadi langkah penting sebelum menentukan tanggal dan jalur pendakian.
Informasi tersebut disampaikan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu melalui pengumuman resmi yang dikeluarkan di Boyolali pada 24 Agustus 2026 dan ditandatangani Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Dr. Anggit Haryoso, S.Hut., M.Sc. (Mathew Bagus)