
SERAYUNEWS – Upaya pencarian warga yang diduga hanyut di Sungai Tajum, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, belum membuahkan hasil hingga hari keenam, Rabu (8/4/2026).
Tim SAR gabungan kini memperluas area pencarian hingga ke hutan sekitar dan muara Sungai Serayu.
Komandan Tim Rescue, Fajar Adi, menjelaskan bahwa pada hari keenam operasi, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan pencarian.
“Hari keenam pencarian, BASARNAS dan tim SAR gabungan dibagi menjadi 2 SRU. SRU 1 melanjutkan penyisiran hingga ke arah muara Serayu dengan LCR untuk memaksimalkan penyisiran, SRU 2 melakukan penyisiran ke area hutan sekitar Sungai Tajum,” katanya.
SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet bermesin (LCR) sejauh kurang lebih 11 kilometer, mulai dari Jembatan Maos, Kabupaten Cilacap hingga muara Sungai Serayu.
Sementara itu, SRU 2 menyisir area hutan di sekitar Sungai Tajum dengan radius sekitar 4 kilometer dari titik awal kejadian.
Namun hingga hari keenam pencarian, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Korban diketahui bernama Riswo (63), warga RT 02/01 Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Banyumas.
Ia diduga hanyut pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB saat terjadi luapan aliran anak Sungai Tajum.
Sebelum kejadian, korban diketahui tengah membersihkan aliran sungai. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya puing-puing bekas aktivitas korban di lokasi.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan saksi kepada perangkat desa dan diteruskan ke Kantor SAR Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam proses pencarian, tim SAR menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari sinyal komunikasi yang tidak stabil hingga kondisi cuaca yang kerap berubah menjadi hujan deras di sekitar sungai.
“Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah sinyal yang tidak stabil, cuaca yang tiba-tiba hujan deras di area sungai. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Tim SAR memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari ketujuh dengan harapan korban segera ditemukan.