
SERAYUNEWS-Hari pertama di 2026, wilayah pesisir Tegal dan sekitarnya diprediksi akan terjadi bajir pesisir atau rob. Rob berpotensi terjadi pada 1 Januari 2026 dari pukul 18.00 WIB sampai 22.00 WIB. Hal itu seperti diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tegal.
“Masyarakat pesisir pantai diimbau waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan fenomena banjir pesisir atau rob yang diprediksi terjadi pada tanggal 1 Januari 2026 pukul 18.00-22.00 WIB di wilayah pesisir utara Brebes, Tegal, dan Pemalang,” begitu tulisan pengumuman dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal.
Disebutkan penyebab dari adanya rob tersebut adalah karena fenomena fase perigee yakni jarak terdekat bulan ke bumi pada tanggal 2 Januari 2026 dan bulan purnama pada 3 Januari 2026. Hal itu berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Kemudian, berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir atau rob berpotensi terjadi di pesisir Tegal, Brebes, dan Pemalang.
Adapun jika banjir rob tersebut terjadi maka dampaknya adalah bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar pelabuhan dan pesisir pantai. Misalnya akan berdampak pada mereka yang melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
Kemudian, akan berdampak pada aktivitas di pemukiman pesisir serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat. Untuk itu, BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tegal mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut. Masyarakat juga diminta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.