
SERAYUNEWS- IHSG hari ini Rabu 18 Februari 2026 ditutup menguat berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Pergerakan indeks saham domestik menunjukkan sentimen positif sejak awal sesi perdagangan hingga penutupan.
Penguatan IHSG terjadi di tengah sentimen global yang cenderung stabil serta aksi beli investor domestik pada saham sektor perbankan dan komoditas. Volume transaksi tercatat meningkat dibandingkan perdagangan sebelumnya, menandakan minat pasar yang kembali bergairah.
Data perdagangan yang dirilis BEI memperlihatkan indeks ditutup di zona hijau dengan kenaikan signifikan. Saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi motor penggerak utama, termasuk BBRI yang mencatatkan penguatan paling dominan hari ini.
Melansir berbagai sumber, berikut Serayunews sajikan ulasannya:
Berdasarkan data resmi, IHSG ditutup menguat pada level psikologis penting setelah sempat bergerak fluktuatif di awal perdagangan. Aksi beli investor asing dan domestik menopang laju indeks hingga akhir sesi.
Sektor keuangan menjadi penopang utama penguatan. Saham perbankan big cap mencatatkan kenaikan harga signifikan dengan nilai transaksi besar. Selain itu, sektor energi dan konsumer juga turut memberikan kontribusi positif.
Analis dari sejumlah lembaga riset menyebut penguatan IHSG dipicu optimisme terhadap stabilitas ekonomi domestik serta ekspektasi kebijakan suku bunga global yang lebih akomodatif.
Saham (BBRI) tercatat sebagai salah satu saham dengan nilai transaksi terbesar dan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini.
Kinerja BBRI yang solid sepanjang tahun berjalan serta ekspektasi pembagian dividen menjadi daya tarik utama investor. Aksi beli terjadi sejak sesi pertama hingga penutupan.
Selain BBRI, saham perbankan lain seperti (BBCA) juga mencatatkan penguatan, namun secara persentase dan volume transaksi, BBRI lebih dominan hari ini.
Pergerakan IHSG hari ini juga dipengaruhi sentimen eksternal, termasuk stabilitas pasar Asia dan pergerakan harga komoditas. Penguatan rupiah turut memberi sentimen positif bagi investor asing.
Ekonom dari menyatakan fundamental ekonomi domestik masih terjaga, didukung inflasi yang terkendali dan daya beli masyarakat yang stabil.
Sementara itu, sejumlah analis dari lembaga riset pasar modal memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan tren penguatan jangka pendek jika sentimen global tetap kondusif.
Berdasarkan data perdagangan dan analisis teknikal hari ini, berikut saham yang dinilai berpotensi mencetak cuan jangka pendek:
1. BBRI – Tren naik kuat, didukung volume transaksi tinggi dan sentimen dividen.
2. BBCA – Stabil dengan fundamental kuat, cocok untuk investasi defensif.
3. Saham sektor energi – Mengikuti kenaikan harga komoditas global.
Analis merekomendasikan investor tetap memperhatikan manajemen risiko serta level support dan resistance sebelum mengambil keputusan.
Meski IHSG menguat hari ini, investor tetap perlu mencermati dinamika pasar global. Volatilitas masih berpotensi terjadi akibat sentimen eksternal seperti kebijakan suku bunga The Fed dan geopolitik.
Strategi diversifikasi portofolio dan disiplin pada target profit dinilai menjadi kunci dalam menjaga imbal hasil investasi.
IHSG hari ini Rabu 18 Februari 2026 resmi ditutup menguat berdasarkan data BEI, dengan sektor perbankan sebagai penggerak utama. Saham BBRI menjadi yang paling dominan dalam mencetak cuan terbanyak hari ini.
Ke depan, pelaku pasar disarankan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik guna menentukan strategi investasi yang tepat. Optimisme tetap terjaga, namun kehati-hatian tetap menjadi prinsip utama dalam bertransaksi saham.