
SERAYUNEWS — Langkah Wijayakusuma FC di Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 harus terhenti di babak 16 besar. Bermain di kandang sendiri, Stadion Wijayakusuma Cilacap, tim berjuluk Laskar Pule Bahas hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persebi Boyolali pada leg kedua, Rabu sore (28/1/2026).
Hasil 0-0 tersebut membuat Wijayakusuma FC gagal melaju ke babak 8 besar karena pada leg pertama mereka sudah tertinggal 0-2 di kandang Persebi.
Sejak menit awal pertandingan, Wijayakusuma FC tampil agresif dengan mengandalkan serangan cepat. Peluang pertama hadir melalui tendangan bebas Fendi yang mengarah ke sisi gawang Persebi, namun masih mampu ditepis kiper Rifky.
Tempo tinggi langsung diperagakan kedua tim dengan jual beli serangan, meski belum ada peluang matang yang benar-benar mengancam. Peluang emas Wijayakusuma FC datang pada menit ke-20 melalui sepakan keras Gilang (17) yang hanya membentur mistar gawang.
Tekanan terus dilancarkan tuan rumah, termasuk lewat Said Nurul Aksor, namun penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.
Persebi Boyolali mencoba membangun serangan balik, namun solidnya lini pertahanan Wijayakusuma FC yang dikomandoi Ridho membuat peluang tim tamu kerap mentah.
Di penghujung babak pertama, Persebi hampir mencetak gol melalui sontekan Ronan Aryo Wibisono (12) yang sempat mengecoh kiper.
Beruntung, Teguh Susanto masih sigap menyapu bola dari garis gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, anak asuh Mohamad Yahya kembali mengambil inisiatif serangan. Tekanan terus dilancarkan ke jantung pertahanan Persebi, namun rapatnya barisan belakang tim tamu membuat peluang Wijayakusuma FC sulit berbuah gol.
Peluang dari tendangan jarak jauh kapten tim, Said, juga belum membuahkan hasil karena bola melebar tipis di sisi gawang. Di sisi lain, Persebi nyaris memanfaatkan kesalahan lini belakang tuan rumah, namun sepakan pemain Persebi masih melebar dari sasaran.
Petaka bagi Wijayakusuma FC datang di menit-menit akhir saat Ashedhiv (71) harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Meski bermain dengan 10 orang, Wijayakusuma FC tetap memaksakan serangan hingga tambahan waktu empat menit.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap kacamata. Hasil ini memastikan Persebi Boyolali melaju ke babak 8 besar Liga 4 Jateng, sementara kiprah Wijayakusuma FC harus berakhir di babak 16 besar.