
SERAYUNEWS- Apple diprediksi meramaikan pasar gadget 2026 dengan iPhone 17e, iPhone 18 Pro, iPhone lipat pertama, MacBook murah, dan kacamata pintar berbasis AI, sementara iPhone 18 standar justru mundur ke 2027.
Deretan iPhone, iPad, MacBook, Apple Watch, AirPods Pro, dan perangkat wearable ini mencerminkan strategi Apple menghadapi tren AI sekaligus lonjakan biaya komponen memori global.
Berikut daftar produk yang diperkirakan akan diluncurkan oleh Apple pada tahun 2026.
1. iPhone 17e – Model termurah dengan bezel tipis, MagSafe kembali, mungkin Dynamic Island
2. iPhone 18 Pro/Max – Under-display Face ID hilangkan Dynamic Island, chip A20 2nm, aperture variabel kamera
3. iPhone Fold – Layar 7,6 inci saat dibuka, Touch ID samping, harga $2.000–2.500
4. iPad 12th Gen – Chip A19 dukung Apple Intelligence penuh
5. iPad Air – Chip M4 tingkatkan performa editing & gaming berat
6. iPad mini 8 – Layar OLED pertama, speaker getaran, chip A20 Pro
7. MacBook Murah – Di bawah $1.000 saingi Chromebook, A18 Pro, layar 13″ berwarna
8. MacBook Air/Pro – Seri M5 dengan SSD lebih cepat
9. MacBook Pro OLED – Layar sentuh tipis, chip M6 2nm, koneksi 5G
10. Apple Watch 12 – Chip S12 lebih kencang tanpa ubah desain
11. Kacamata AI – Tanpa layar ala Ray-Ban Meta, proses via iPhone
12. AirPods Pro – Kamera inframerah, gestur udara untuk spatial audio
Industri smartphone pada tahun ini menghadapi tantangan karena biaya produksi semakin mahal, terutama karena harga cip memori melonjak akibat tingginya permintaan untuk teknologi AI.
Teknologi AI membutuhkan memori yang besar dan canggih, sehingga permintaan cip global meningkat tajam.
Akibatnya, seluruh rantai pasokan elektronik terkena dampak, termasuk produsen besar seperti Samsung yang mengurangi alokasi produksi memori untuk HP dan lebih fokus pada kebutuhan infrastruktur AI.
Kekurangan pasokan memengaruhi memori DRAM dan NAND flash, hingga produsen tidak punya pilihan untuk menggantinya.
DRAM adalah jenis memori yang sementara, data akan hilang ketika listrik mati. Memori ini akan menjadi RAM utama pada komputer atau server untuk menangani data secara cepat.
Sementara itu, NAND Flash adalah jenis memori yang tidak hilang ketika listrik mati, sehingga digunakan untuk menyimpan data secara permanen.
Teknologi ini menjadi dasar penyimpanan modern seperti SSD, kartu memori, dan flash drive, yang menyimpan data dalam bentuk sel seperti SLC, MLC, TLC, dan QLC dengan kapasitas yang besar.
SK Hynix, produsen memori dari Korea Selatan, memperkirakan bahwa kekurangan pasokan akan terus berlangsung hingga akhir tahun 2027, menunjukkan bahwa krisis ini akan terus berlanjut hingga melebihi tahun 2026.
Analisis dari industri telekomunikasi memperkirakan harga HP akan naik secara signifikan pada pertengahan tahun 2026, setelah kontrak produksi baru mulai berlaku.
Situasi semakin memburuk karena adanya ketegangan perdagangan yang terus berlangsung, pengaturan ulang rantai pasokan, dan fluktuasi nilai tukar mata uang.
Dengan berbagai negara memperketat aturan ekspor teknologi dan memperluas pusat produksi mereka, biaya produksi semakin tinggi, dan waktu tunggu yang lebih lama.***(Ofik Sarifudin)