
SERAYUNEWS – Menjelang musim Ibadah Haji tahun 2026, calon jemaah Indonesia mulai mempersiapkan diri dengan lebih matang.
Salah satu hal paling penting yang wajib diketahui adalah jadwal resmi keberangkatan hingga kepulangan. Informasi ini menjadi acuan utama agar seluruh proses ibadah dapat berjalan lancar dan tertib.
Pemerintah melalui kebijakan resmi telah menetapkan rangkaian perjalanan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penjadwalan ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari masuk asrama haji, keberangkatan ke Arab Saudi, pelaksanaan puncak ibadah, hingga proses pemulangan ke Tanah Air.
Dalam pelaksanaannya, keberangkatan jemaah dibagi ke dalam dua gelombang. Setiap jemaah diperkirakan menjalani masa tinggal sekitar 38 hingga 40 hari di Tanah Suci, tergantung pada kelompok terbang masing-masing.
Mengetahui jadwal lengkap perjalanan haji menjadi hal krusial bagi calon jemaah. Dengan memahami setiap tahapan, jemaah dapat mempersiapkan kebutuhan fisik, mental, hingga administrasi dengan lebih baik.
Selain itu, jadwal ini juga membantu keluarga di Tanah Air untuk memantau keberangkatan dan kepulangan anggota keluarganya.
Informasi yang jelas dan terstruktur membuat seluruh proses ibadah menjadi lebih tertib dan minim kendala.
Tahapan awal dimulai ketika jemaah mulai memasuki asrama haji pada 21 April 2026. Kegiatan ini menandai dimulainya operasional penyelenggaraan haji secara resmi.
Sehari setelahnya, tepatnya 22 April 2026, jemaah gelombang pertama mulai diberangkatkan dari Indonesia menuju Madinah.
Di kota ini, jemaah akan menjalani rangkaian ibadah awal, termasuk ziarah dan ibadah sunnah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Pergerakan jemaah gelombang pertama dari Madinah menuju Makkah dimulai pada 1 Mei 2026 dan berlangsung hingga pertengahan Mei. Sementara itu, pemberangkatan dari Indonesia untuk gelombang pertama berakhir pada 6 Mei 2026.
Selanjutnya, gelombang kedua mulai diberangkatkan pada 7 Mei 2026 dari Tanah Air menuju Jeddah. Berbeda dengan gelombang pertama, jemaah pada gelombang ini langsung menuju Makkah tanpa transit lama di Madinah. Proses keberangkatan gelombang kedua berakhir pada 21 Mei 2026.
Puncak pelaksanaan ibadah haji menjadi momen paling penting bagi seluruh jemaah. Pada 25 Mei 2026, jemaah mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah untuk melaksanakan rangkaian ibadah inti.
Puncaknya terjadi pada 26 Mei 2026 saat wukuf di Arafah. Wukuf merupakan rukun haji yang wajib dilakukan oleh setiap jemaah, sehingga menjadi momen yang sangat sakral.
Sehari setelahnya, umat Muslim merayakan Hari Raya Iduladha pada 27 Mei 2026. Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan hari Tasyrik yang berlangsung selama tiga hari, yakni 28 hingga 30 Mei 2026. Pada fase ini, jemaah melaksanakan lempar jumrah dan ibadah lainnya sebagai bagian dari prosesi haji.
Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, jemaah mulai dipulangkan secara bertahap ke Indonesia. Pemulangan gelombang pertama dimulai pada 1 Juni 2026 melalui Bandara Jeddah.
Proses ini berlangsung hingga 15 Juni 2026. Sementara itu, jemaah gelombang kedua mulai bergerak dari Makkah ke Madinah pada 7 Juni 2026 sebelum akhirnya dipulangkan ke Tanah Air.
Pemulangan gelombang kedua dimulai pada 16 Juni 2026 dan berlangsung hingga akhir Juni. Seluruh proses kepulangan jemaah dijadwalkan selesai pada 1 Juli 2026, yang menandai berakhirnya operasional haji tahun 2026.
Demikian informasi lengkap tentang jadwal keberangkatan haji 2026. Semoga bermanfaat.***