
SERAYUNEWS — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto memperkuat pengamanan aset negara dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah serta delapan Kantor Pertanahan kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Semarang pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan jajaran pimpinan KAI Daop 3 Cirebon, Daop 4 Semarang, Daop 5 Purwokerto, dan Daop 6 Yogyakarta.
Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Rangga Putra Maulana, menandatangani kesepakatan tersebut bersama Plt. Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Kartono Agustiyanto.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengamanan dan penyelamatan aset negara yang dikelola KAI.
“Aset yang dikelola KAI merupakan bagian dari aset negara yang memiliki nilai strategis dan harus dijaga keberadaannya. Melalui kerja sama ini, pengelolaan aset diharapkan semakin tertib, legal, dan optimal,” ujarnya.
Kerja sama ini mencakup koordinasi penanganan berbagai persoalan pertanahan, termasuk:
Saat ini, KAI Daop 5 Purwokerto tercatat memiliki aset tanah seluas 18.403.612 meter persegi. Dari total tersebut, sekitar 9.848.011 meter persegi atau 53,5 persen telah bersertifikat.
Menurut As’ad, sinergi dengan BPN memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah potensi kerugian akibat pemanfaatan aset secara ilegal.
“Kerja sama ini juga merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance, khususnya dalam aspek pengamanan dan optimalisasi aset negara,” kata dia.
Perkuat Pendampingan Hukum dan SDM
Selain percepatan sertifikasi, kerja sama ini juga mencakup:
Melalui kolaborasi tersebut, KAI berharap proses pengamanan aset dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini bukan hanya untuk menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga menjadi langkah jangka panjang dalam memperkuat pengelolaan aset negara secara profesional,” ujarnya.