
SERAYUNEWS- Kompetisi sepak bola nasional Pegadaian Championship 2025–26 atau Liga 2 memasuki fase krusial.
Seiring bergulirnya pertandingan pada pekan 16, dari 17-19 Januari 2026, persaingan di Grup 1 dan Grup 2 semakin ketat dan penuh tekanan.
Setiap poin kini menjadi penentu nasib klub dalam perburuan tiket ke fase berikutnya. Tak hanya papan atas yang memanas, zona bawah klasemen juga menyuguhkan drama tersendiri.
Sejumlah tim besar masih berjuang keluar dari tren negatif, sementara tim kuda hitam terus menunjukkan konsistensi. Melansir laman resmi I-League, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Berikut jadwal resmi pertandingan Pegadaian Championship 2025–26 yang menjadi sorotan publik sepak bola nasional:
Dua laga ini menjadi ujian berat bagi Sriwijaya FC dan Persekat Tegal yang masih tertahan di papan bawah klasemen Grup 1.
Laga Barito Putera kontra Persipura Jayapura diprediksi menjadi big match pekan ini, mempertemukan dua tim papan atas Grup 2.
Pertandingan PSS Sleman melawan Persela Lamongan menjadi laga penentu bagi tuan rumah untuk menjaga tekanan terhadap pemuncak klasemen.
Kendal Tornado FC berpeluang memperkuat posisi empat besar Grup 2 jika mampu memanfaatkan laga kandang ini.

Setelah 15 pertandingan, Garudayaksa FC tampil sebagai pemuncak klasemen Grup 1 Pegadaian Championship 2025–26 dengan raihan 29 poin. Konsistensi permainan dan lini serang produktif membuat mereka sulit digoyang.
Sumsel United dan Adhyaksa FC Banten masih membayangi di posisi kedua dan ketiga dengan selisih poin yang tipis. Persaingan papan tengah juga berlangsung ketat, terutama antara Persiraja Banda Aceh, Persikad, dan FC Bekasi City.
Sementara itu, Sriwijaya FC masih terpuruk di dasar klasemen dan wajib meraih kemenangan jika ingin menjaga peluang bertahan.
Di Grup 2 Pegadaian Championship 2025–26, PS Barito Putera tampil luar biasa. Mengoleksi 35 poin, tim asal Kalimantan Selatan itu menjadi klub paling stabil sejauh musim ini.
PSS Sleman dan Persipura Jayapura terus memberikan tekanan ketat dengan selisih hanya beberapa poin. Sementara itu, Kendal Tornado FC dan Persela Lamongan bersaing ketat di papan tengah untuk menjaga peluang lolos.
Di zona bawah, PSIS Semarang dan Persipal FC menghadapi ancaman serius jika gagal memperbaiki performa di sisa pertandingan.
Memasuki fase akhir kompetisi, Pegadaian Championship 2025–26 menghadirkan tekanan mental dan strategi yang semakin tinggi. Klub papan atas berusaha mengamankan posisi, sementara tim papan bawah wajib bermain habis-habisan demi bertahan.
Atmosfer stadion, dukungan suporter, serta konsistensi permainan akan menjadi faktor penentu dalam menentukan peta persaingan akhir musim.