
SERAYUNEWS – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan jadwal operasional perdagangan saham selama Februari 2026.
Berdasarkan kalender perdagangan yang dirilis melalui laman resmi BEI, aktivitas bursa saham hanya berlangsung selama 18 hari kerja dalam bulan tersebut.
Jumlah hari perdagangan ini berkurang karena adanya dua hari libur nasional yang memengaruhi operasional pasar modal Indonesia. Pengumuman ini menjadi informasi penting bagi pelaku pasar, investor ritel, maupun institusi yang aktif melakukan transaksi saham di Tanah Air.
Penetapan jadwal hari bursa biasanya dilakukan sebagai panduan agar investor dapat menyusun strategi transaksi, termasuk menentukan waktu pembelian maupun penjualan saham secara lebih terencana.
Menjelang Februari 2026, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tekanan cukup signifikan. Perdagangan saham selama Januari 2026 ditutup pada level 8.329,606 pada akhir bulan.
Posisi tersebut mencerminkan penurunan sekitar 3,67 persen sepanjang periode berjalan tahun 2026 hingga akhir Januari. Penurunan ini menunjukkan adanya tekanan pasar yang memengaruhi pergerakan saham-saham di Indonesia.
Selain itu, dalam satu pekan terakhir perdagangan Januari, IHSG tercatat mengalami koreksi yang lebih dalam. Selama periode 26 hingga 30 Januari 2026, indeks saham Indonesia melemah sekitar 6,94 persen.
BEI menetapkan dua hari penghentian aktivitas perdagangan saham pada pertengahan Februari 2026.
Hari pertama jatuh pada 16 Februari 2026 yang ditetapkan sebagai cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Sementara itu, libur kedua berlangsung pada 17 Februari 2026 yang bertepatan langsung dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Pada kedua tanggal tersebut, seluruh aktivitas perdagangan saham, baik transaksi reguler maupun negosiasi, tidak dilaksanakan. Operasional bursa akan kembali berjalan normal setelah periode libur selesai.
Penyesuaian jadwal ini sejalan dengan kalender hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu, kebijakan penghentian perdagangan selama hari besar keagamaan bertujuan memberikan kesempatan bagi masyarakat dan pelaku pasar untuk merayakan hari besar bersama keluarga.
Informasi mengenai jadwal hari perdagangan saham memiliki peran penting bagi investor. Dengan mengetahui kapan bursa beroperasi dan kapan libur, investor dapat menyesuaikan strategi investasi serta mengelola risiko secara lebih optimal.
Selain itu, kondisi pasar yang dipengaruhi faktor global maupun domestik membuat investor perlu lebih cermat dalam mengambil keputusan transaksi.
Pemahaman terhadap sentimen pasar, pergerakan indeks, serta kebijakan lembaga internasional dapat membantu investor meminimalkan potensi kerugian.
Di tengah dinamika pasar modal yang terus berubah, investor juga disarankan untuk memanfaatkan informasi resmi dari BEI sebagai acuan utama dalam merencanakan aktivitas investasi.
Memasuki Februari 2026, pelaku pasar diharapkan tetap memantau perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik.
Faktor eksternal seperti kebijakan lembaga keuangan internasional, fluktuasi nilai tukar, hingga stabilitas ekonomi global berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham Indonesia.
Dengan jumlah hari perdagangan yang lebih sedikit dibanding bulan lainnya, aktivitas transaksi saham diperkirakan akan lebih dinamis.
Investor diharapkan dapat memanfaatkan momentum perdagangan secara bijak dengan tetap memperhatikan risiko pasar.
Demikian informasi tentang jadwal libur pasar saham BEI Februari 2026.***