
SERAYUNEWS – Menjelang libur nasional Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama pada 14-15 Mei 2026, informasi mengenai operasional bank menjadi perhatian banyak masyarakat.
Nasabah dari berbagai daerah mulai mencari kepastian apakah layanan kantor cabang tetap buka atau tutup sementara selama periode libur panjang tersebut.
Penyesuaian jadwal operasional bank memang rutin dilakukan ketika terdapat hari libur nasional dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.
Kondisi ini penting diketahui masyarakat agar dapat mengatur transaksi keuangan lebih awal, terutama untuk kebutuhan transfer dana, pembayaran tagihan, hingga pencairan tunai.
Tanggal 14 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka peringatan Kenaikan Yesus Kristus.
Sementara itu, pemerintah juga menetapkan 15 Mei 2026 sebagai cuti bersama sehingga masyarakat dapat menikmati libur panjang hingga akhir pekan.
Karena bertepatan dengan kebijakan tersebut, sebagian besar layanan operasional bank di kantor cabang untuk sementara tidak beroperasi seperti hari biasa.
Layanan teller, customer service, hingga sejumlah transaksi administrasi langsung di kantor cabang umumnya dihentikan sementara selama dua hari tersebut.
Kondisi ini sebenarnya sudah menjadi pola umum setiap kali terdapat hari besar nasional. Bank biasanya akan kembali membuka layanan normal setelah periode libur dan cuti bersama berakhir.
Meski kantor cabang tutup, layanan transaksi non-tunai tetap berjalan melalui sistem digital banking masing-masing bank. Hal ini dilakukan agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap dapat terpenuhi selama masa liburan.
Nasabah juga diimbau untuk melakukan transaksi penting sebelum tanggal libur dimulai agar tidak mengalami kendala, terutama untuk transaksi yang membutuhkan verifikasi langsung di kantor cabang.
Pada periode 14-15 Mei 2026, mayoritas kantor cabang Bank BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI diliburkan sementara mengikuti jadwal nasional dan cuti bersama pemerintah.
BCA mengumumkan bahwa kantor cabang reguler tidak beroperasi selama dua hari tersebut. Meski demikian, nasabah tetap dapat mengakses berbagai layanan digital melalui aplikasi myBCA, BCA mobile, dan KlikBCA selama 24 jam penuh.
Selain layanan transfer dan pembayaran digital, BCA juga tetap menyediakan fitur cardless untuk tarik tunai maupun setor tunai di ATM tanpa menggunakan kartu fisik.
Setelah masa libur selesai, layanan weekend banking BCA kembali beroperasi normal pada 16-17 Mei 2026 di sejumlah cabang tertentu.
Sementara itu, Bank Mandiri tetap mengandalkan aplikasi Livin’ by Mandiri untuk mendukung kebutuhan transaksi masyarakat selama kantor cabang tutup sementara.
Nasabah tetap bisa melakukan transfer, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, dan cek saldo melalui aplikasi tersebut.
BRI juga memastikan layanan digital BRImo serta jaringan ATM tetap aktif selama masa libur berlangsung. Begitu pula dengan BNI yang tetap mengoperasikan aplikasi wondr by BNI dan fasilitas ATM untuk mendukung aktivitas transaksi nasabah.
Selain layanan digital, beberapa bank biasanya tetap membuka kantor cabang terbatas di lokasi strategis seperti bandara, pusat perbelanjaan, maupun rest area jalan tol. Namun jadwal dan lokasi layanan terbatas tersebut dapat berbeda di setiap daerah.
Karena itu, masyarakat disarankan mengecek informasi resmi dari masing-masing bank sebelum datang langsung ke kantor cabang agar tidak mengalami kendala.
Di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital banking selama libur panjang, nasabah juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online yang mengatasnamakan bank.
Masyarakat diingatkan untuk tidak memberikan data pribadi seperti PIN, kode OTP, password mobile banking, maupun informasi kartu kepada pihak yang tidak dikenal.
Bank juga menegaskan bahwa petugas resmi tidak pernah meminta data rahasia nasabah melalui telepon atau pesan singkat.
Jika menemukan informasi mencurigakan atau mengalami kendala transaksi, nasabah disarankan segera menghubungi kanal resmi layanan pelanggan masing-masing bank.
Dengan mengetahui jadwal operasional bank selama libur nasional dan cuti bersama, masyarakat dapat lebih mudah merencanakan kebutuhan transaksi keuangan tanpa harus khawatir mengalami gangguan layanan.***