
SERAYUNEWS – KPU Kabupaten Banyumas melakukan langkah jemput bola dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2026.
Melalui skema Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas), jajaran KPU turun langsung ke desa-desa di Kecamatan Sokaraja, Kecamatan Kembaran, dan Kecamatan Sumbang, dengan menggunakan sepeda motor, Senin (2/3/2026).
Langkah ini ditempuh untuk memvalidasi data pemilih triwulan pertama 2026 secara lebih personal, sekaligus menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses.
Kegiatan Coktas ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Banyumas bersama jajaran sekretariat.
Fokus utama verifikasi adalah pemilih dengan kriteria khusus, yakni warga yang telah wafat, penyandang disabilitas, serta pemilih lansia dengan usia lebih dari satu abad.
Petugas mencocokkan langsung dokumen kependudukan, seperti KTP dan Kartu Keluarga, serta dokumen pendukung lain, termasuk akta kematian.
Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Banyumas, Yasum Surya Mentari, menjelaskan bahwa verifikasi lapangan menjadi kunci sinkronisasi antara data administrasi pemerintah pusat dan kondisi faktual masyarakat.
Ia menyebutkan, di salah satu desa, petugas mengonfirmasi langsung status kematian pemilih kepada keluarga, sementara di desa lain, petugas mendatangi pemilih disabilitas yang hanya dapat berbaring di rumah.
“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini dilakukan untuk memastikan data pemilih di Kabupaten Banyumas valid, akurat, dan akuntabel. Kami memverifikasi langsung ke rumah pemilih, baik yang dinyatakan meninggal dunia maupun yang berstatus disabilitas, agar tidak terjadi kesalahan dalam daftar pemilih,” ujar Yasum.
Yasum menambahkan, pengecekan langsung ini penting untuk memastikan kesesuaian data kependudukan milik Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan kondisi riil di lapangan.
Melalui pendekatan jemput bola, KPU Banyumas berharap dapat menekan potensi kesalahan administrasi, khususnya pada kelompok pemilih rentan.
Kegiatan verifikasi sempat terkendala hujan deras saat tim memasuki wilayah Kecamatan Sumbang. Namun, petugas tetap melanjutkan proses pencocokan dan penelitian data pemilih demi menjaga kualitas basis data pemilih.
Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih merupakan tanggung jawab kelembagaan yang harus dijalankan secara konsisten.
“Kami telah mengunjungi Kecamatan Sokaraja, Kecamatan Kembaran, dan terakhir Kecamatan Sumbang. Walaupun dihadang hujan, jajaran KPU Kabupaten Banyumas tetap melaksanakan coktas untuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan triwulan pertama tahun 2026. Kami mengajak masyarakat untuk memastikan diri telah terdaftar sebagai pemilih melalui laman cekdptonlinekpu.go.id,” ujarnya.
Melalui kegiatan turun langsung ke desa-desa ini, KPU Banyumas menegaskan komitmennya untuk menghadirkan daftar pemilih yang benar-benar mutakhir, valid, dan mencerminkan kondisi nyata masyarakat sebagai fondasi penyelenggaraan pesta demokrasi ke depan.