
SERAYUNEWS– PSSI secara resmi mengumumkan John Herdman sebagai Pelatih Baru Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Penunjukan ini menandai dimulainya era baru Timnas Indonesia dengan target besar: menembus level Asia dan bersaing di panggung dunia.
John Herdman bukan sosok biasa di dunia kepelatihan. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu dikenal sebagai arsitek kebangkitan sepak bola Kanada.
Dia merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang mampu mengantar tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.
PSSI menyambut kehadiran Herdman dengan penuh optimisme. Rekam jejak internasional, kemampuan membangun tim dari nol, serta pengalaman menghadapi tekanan kompetisi elite menjadi alasan utama federasi menunjuknya sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
Melansir berbagai sumber, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai John Herdman sebagai figur ideal untuk memimpin proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
Herdman dikenal memiliki pendekatan modern, disiplin tinggi, dan visi pembangunan tim yang berkelanjutan.
Pengalaman Herdman membawa Kanada ke Piala Dunia Qatar 2022 menjadi nilai jual utama.
Saat itu, ia sukses mengakhiri penantian Kanada selama 36 tahun sekaligus mendongkrak peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia.
Tahun 2026 akan menjadi periode krusial bagi John Herdman dan Timnas Indonesia. Sejumlah agenda penting telah menanti:
FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
(FIFA Match Day 23–31 Maret 2026)
FIFA Match Day lanjutan pada Juni, September, Oktober, dan November 2026
Piala AFF 2026 yang dijadwalkan mulai 25 Juli 2026
Agenda padat ini menjadi panggung awal bagi Herdman untuk membentuk karakter, sistem permainan, dan mental juara skuad Garuda.
Awal Karier: Meniti Jalur Kepelatihan Sejak Muda
John Herdman lahir di Consett, County Durham, Inggris, pada 19 Juli 1975. Berbeda dari kebanyakan pelatih top dunia, Herdman tidak menempuh karier panjang sebagai pemain profesional. Ia memilih fokus pada dunia kepelatihan sejak usia muda.
Kariernya dimulai di Selandia Baru, di mana ia lebih dulu menangani tim usia muda sebelum dipercaya memimpin Timnas Putri Selandia Baru pada periode 2006–2011.
Di bawah arahannya, Selandia Baru mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA 2007 dan 2011, serta tampil di Olimpiade Beijing 2008. Prestasi ini langsung mengangkat nama Herdman di level internasional.
Era Emas Bersama Kanada: Medali Olimpiade hingga Piala Dunia
Kesuksesan di Selandia Baru membuka jalan Herdman ke Kanada. Pada 2011, ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Putri Kanada. Di tangannya, Kanada menjelma menjadi kekuatan global.
Herdman membawa Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016, sekaligus memperkokoh posisi Kanada di papan atas sepak bola wanita dunia.
Langkah bersejarah terjadi pada 2018, saat Herdman dipercaya menangani Timnas Putra Kanada. Keputusan ini terbukti tepat. Ia sukses mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia Qatar 2022, pencapaian monumental setelah absen selama 36 tahun.
Prestasi tersebut menjadikan John Herdman sebagai pelatih pertama di dunia yang membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara tampil di Piala Dunia FIFA.
Karier Klub dan Status Terakhir Sebelum ke Timnas Indonesia
Setelah mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Kanada pada 2023, Herdman melanjutkan karier di level klub dengan menukangi Toronto FC di Major League Soccer (MLS). Namun, kerja sama tersebut berakhir pada 2024.
Sejak itu, Herdman berstatus tanpa klub. Namanya sempat dikaitkan dengan Timnas Jamaika dan Honduras, tetapi tidak pernah mencapai kesepakatan resmi. Media Honduras, Diario Diez, bahkan melaporkan bahwa Herdman lebih tertarik melatih Timnas Indonesia dibanding kembali ke kawasan CONCACAF.
Isu Drone Kanada dan Klarifikasi John Herdman
Nama John Herdman sempat terseret dalam laporan investigasi terkait penggunaan drone oleh Timnas Putri Kanada menjelang Olimpiade Paris 2024. Meski tidak terlibat langsung, laporan federasi menyebut praktik tersebut telah terjadi pada era sebelumnya.
Canada Soccer menjatuhkan sanksi paling ringan berupa surat teguran. Herdman menerima keputusan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk selalu bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan transparansi.
Sebelum resmi menunjuk Herdman, PSSI diketahui telah mewawancarai sejumlah kandidat, termasuk Timur Kapadze dan Giovanni van Bronckhorst. Namun, pengalaman Herdman membangun tim nasional dari nol dan menghadapi tekanan kualifikasi Piala Dunia membuatnya unggul.
Jika mampu menerjemahkan pengalamannya ke konteks sepak bola Indonesia, kehadiran John Herdman diyakini menjadi keuntungan strategis bagi Timnas Indonesia dalam menatap persaingan Asia dan dunia.
Profil Singkat John Herdman
– Nama lengkap: John Herdman
– Tempat, tanggal lahir: Consett, Inggris, 19 Juli 1975
– Kewarganegaraan: Inggris
– Profesi: Pelatih sepak bola
– Pengalaman utama: Selandia Baru, Kanada, Toronto FC
– Prestasi utama: Mengantar Kanada ke Piala Dunia 2022