
SERAYUNEWS – Kebakaran melanda sebuah tempat usaha pengasapan kelapa kopra di Dusun Rungkang, Desa Rungkang, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Minggu (7/6/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan bekas kandang sapi yang digunakan untuk usaha kopra beserta hasil produksi kelapa kopra terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arif Widodo, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 15.15 WIB. Setelah menerima informasi, petugas Pos Damkar Sidareja langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan laporan yang diterima petugas, kebakaran bermula saat pemilik usaha, Roghib Mustofa Gholwas (28), tengah melakukan proses pengasapan kelapa kopra menggunakan kayu bakar.
Saat itu, sekitar pukul 14.20 WIB, Roghib meninggalkan lokasi pengasapan untuk mengambil tambahan kayu bakar. Namun ketika kembali, api diketahui sudah membesar dan mulai membakar area sekitar tempat usaha.
“Saudara Gholwas sedang melakukan pengasapan kelapa kopra menggunakan kayu bakar, kemudian pergi untuk mengambil kayu bakar untuk menambah bahan bakar pengasapan. Tahu-tahu api sudah membesar,” ujarnya.
Mengetahui kondisi tersebut, Roghib berupaya memadamkan api bersama salah seorang warga setempat. Namun kobaran api terus membesar sehingga keduanya tidak mampu mengendalikan kebakaran.
“Pemilik usaha berusaha memadamkan dibantu warga, tetapi api tidak juga padam lalu menghubungi petugas Damkar Sidareja,” ujarnya.
Mendapat laporan adanya kebakaran, petugas piket Pos Damkar Sidareja segera melakukan persiapan dan berangkat menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api merembet ke area lain.
“Setelah sampai di lokasi kebakaran, tim Pos Damkar Sidareja langsung melakukan pemadaman dan pendinginan. Api dapat dipadamkan 15 menit kemudian,” jelas Gatot.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun kebakaran menyebabkan kerusakan pada tiga petak bangunan bekas kandang sapi yang digunakan sebagai tempat usaha serta sekitar 5 kuintal kelapa kopra yang siap diproses.
Hasil pendataan petugas menunjukkan penyebab kebakaran diduga berasal dari kayu bakar yang digunakan sebagai bahan pengasapan kelapa kopra.
Usai memastikan api benar-benar padam dan kondisi aman, petugas melakukan pendataan serta koordinasi di lokasi sebelum kembali ke Pos Damkar Sidareja.
“Dugaan penyebabnya dari kayu bakar untuk pengasapan kopra. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian sekitar Rp20 juta,” pungkas Gatot.