SERAYUNEWS – Serangan ribuan laron menyebabkan arus balik di sejumlah titik wilayah Kabupaten Banyumas sedikit tersendat, Sabtu (05/04/2025) malam.
Fenomena alam ini terjadi di tiga lokasi utama, yakni Jembatan Linggamas Sokaraja, Jembatan Cindaga Rawalo, dan Jembatan Serayu Banyumas.
Kondisi tersebut membuat pengendara mengalami gangguan jarak pandang serta jalan menjadi licin, akibat banyaknya laron yang beterbangan dan menumpuk di permukaan jalan.
“Setidaknya ada tiga lokasi yang penuh laron, menjadikan jalan licin dan membahayakan pengendara,” ujar Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Banyumas, Ndaru.
Serangan laron terjadi bertepatan dengan lonjakan volume kendaraan pada malam akhir pekan. Selain arus balik Lebaran, masyarakat juga banyak yang keluar rumah untuk berlibur atau sekadar jalan-jalan malam.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas Damkar melakukan penyemprotan dan pembersihan jalan sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB di dua lokasi: Jembatan Linggamas dan Cindaga Rawalo.
Namun, penyemprotan tidak dilakukan di Jembatan Serayu Banyumas, karena kepadatan arus lalu lintas yang sudah mengular hingga sekitar RSUD Banyumas.
“Kami khawatir jika dilakukan penyemprotan justru akan menambah kemacetan di Jembatan Serayu, karena arus lalu lintas sudah sangat padat,” jelas Ndaru.
Meski fenomena ini terbilang musiman, dampaknya cukup signifikan terhadap kelancaran lalu lintas, terutama saat momen arus balik Lebaran.
Pihak berwenang mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati, terutama saat melintasi wilayah jembatan pada malam hari.