
CILACAP, SERAYUNEWS – Sebuah rumah milik warga di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, mengalami kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung, respons cepat petugas Damkar Cilacap berhasil mencegah kobaran api meluas.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu (1/7) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Mliwis RT 003 RW 010, Dusun Kelang, Desa Menganti. Rumah tersebut diketahui milik Akhmad Komarudin.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tetangga korban bernama Eni. Saat itu, saksi melihat kepulan asap keluar dari area dapur rumah yang diduga berasal dari instalasi listrik.
“Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya agar api tidak semakin membesar,” ujar Gatot.
Melihat api mulai membesar, perangkat Desa Menganti segera menghubungi Pos Damkar Cilacap untuk meminta bantuan. Laporan yang diterima petugas langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel menuju lokasi kejadian.
Gatot menjelaskan, tim Damkar berhasil tiba di lokasi dengan waktu respons sekitar sembilan menit sejak laporan diterima. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan proses pemadaman sekaligus memastikan tidak ada titik api yang masih berpotensi memicu kebakaran susulan.
Sebanyak 6.000 liter air dikerahkan selama proses pemadaman berlangsung hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali.
“Petugas melakukan pengecekan menyeluruh setelah api berhasil dipadamkan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa,” katanya.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun korban meninggal dunia. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik pada instalasi sambungan listrik di rumah tersebut.
Meski tidak menelan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerusakan pada sebagian bangunan rumah dan sejumlah barang milik korban. Nilai kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Dalam penanganan kejadian ini, Damkar Cilacap melibatkan personel Pos Damkar Cilacap bersama Regu Piket 2 Satpol PP, unsur Kecamatan Kesugihan, serta Relawan Kebakaran (Redkar). Seluruh proses penanganan berlangsung aman dan lancar hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Petugas mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama instalasi yang sudah berusia lama atau mengalami kerusakan. Pemeriksaan berkala dapat menjadi langkah sederhana untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.