
SERAYUNEWS – Program Pangan Bersubsidi kembali menjadi perhatian masyarakat Jakarta pada 2026. Simak link antrean.
Program ini digulirkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai upaya menjaga daya beli warga sekaligus memastikan akses pangan pokok dengan harga terjangkau, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berbeda dengan penyaluran bantuan konvensional, pembelian pangan bersubsidi kini menggunakan sistem antrian daring (online).
Melalui sistem ini, masyarakat diminta mendaftar lebih dulu melalui link resmi yang telah disediakan oleh mitra penyalur.
Lalu, bagaimana sebenarnya mekanisme pembelian Program Pangan Bersubsidi? Berikut ulasan lengkapnya untuk Anda.
Program Pangan Bersubsidi merupakan program rutin Pemprov DKI Jakarta yang menyediakan bahan pangan dengan harga di bawah pasaran.
Tujuannya tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di Ibu Kota.
Pada 2026, Pemprov Jakarta menggandeng tiga mitra utama sebagai penyedia dan penyalur sembako murah, yakni Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya.
Ketiga mitra tersebut memiliki sistem antrian online masing-masing yang wajib diakses calon pembeli sebelum datang ke lokasi.
Agar proses pembelian berjalan tertib dan tepat sasaran, Pemprov Jakarta menetapkan mekanisme yang harus diikuti oleh masyarakat.
Berikut alur pembelian pangan bersubsidi yang perlu Anda pahami:
Selain mekanisme utama, terdapat sejumlah ketentuan tambahan yang wajib diketahui oleh masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan, antara lain:
Ketentuan ini dibuat untuk memastikan transparansi serta kenyamanan masyarakat dalam mengakses pangan bersubsidi.
Berikut daftar link resmi antrian Program Pangan Bersubsidi Jakarta 2026 yang dapat Anda akses sesuai mitra penyalur:
1. Perumda Pasar Jaya
2. Perumda Dharma Jaya
3. PT Food Station Tjipinang Jaya
Tingginya antusiasme masyarakat membuat kuota antrian sering cepat habis. Agar peluang Anda lebih besar, pastikan untuk:
Dengan persiapan yang matang, proses pembelian pangan bersubsidi dapat berjalan lebih lancar dan efisien.***