
BANYUMAS, SERAYUNEWS – Program Magang Nasional (PMN) Batch 4 resmi dibuka pada Juli 2026. Program yang diinisiasi pemerintah ini ditujukan bagi lulusan baru perguruan tinggi agar memperoleh pengalaman kerja sekaligus penghasilan selama mengikuti masa pemagangan di berbagai perusahaan dan instansi.
Pada pelaksanaan Batch 4, pemerintah menargetkan sekitar 150 ribu peserta yang akan ditempatkan di ribuan perusahaan swasta, BUMN, serta kementerian dan lembaga.
Selain memperoleh pengalaman bekerja secara langsung, peserta juga akan menerima gaji, pendampingan dari mentor, hingga sertifikat resmi setelah program selesai.
Program Magang Nasional menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja bagi lulusan baru.
Melalui program ini, peserta dapat mengenal dunia kerja secara langsung sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai bidang yang dipelajari saat kuliah.
Pelaksanaan magang berlangsung selama enam bulan. Selama periode tersebut peserta ditempatkan di perusahaan atau instansi yang telah menjadi mitra resmi pemerintah.
Selain pengalaman kerja, peserta juga dibimbing oleh mentor profesional sehingga memiliki bekal yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja secara permanen.
Pada Batch 4 tahun 2026, pemerintah menggandeng 8.056 mitra penyelenggara. Jumlah tersebut terdiri dari 5.168 perusahaan swasta serta 2.888 satuan kerja kementerian maupun lembaga pemerintah, termasuk 874 perusahaan BUMN.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Program Magang Nasional Batch 4, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform resmi MagangHub di alamat maganghub.kemnaker.go.id.
Sebelum melakukan pendaftaran, perusahaan mitra terlebih dahulu membuka kebutuhan posisi magang. Setelah lowongan tersedia, calon peserta dapat masuk ke platform MagangHub dan memilih maksimal dua posisi sesuai minat maupun latar belakang pendidikan.
Setelah lolos proses seleksi administrasi dan tahapan rekrutmen dari perusahaan mitra, peserta diwajibkan menandatangani Perjanjian Pemagangan sebelum mulai menjalani program selama enam bulan.
Selama mengikuti magang, peserta juga memiliki kewajiban mengisi laporan kegiatan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang tersedia di monev.maganghub.kemnaker.go.id sebagai bentuk pelaporan aktivitas selama program berlangsung.
Salah satu informasi yang paling banyak dicari calon peserta adalah mengenai besaran gaji selama mengikuti Program Magang Nasional Batch 4.
Berdasarkan keterangan pemerintah, peserta akan menerima penghasilan sekitar Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan. Besaran tersebut disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di wilayah tempat peserta menjalani magang.
Selain menerima gaji bulanan, peserta juga memperoleh sejumlah fasilitas yang mendukung proses belajar selama berada di perusahaan mitra.
Fasilitas tersebut meliputi uang saku sesuai standar UMP atau UMK, jaminan sosial selama masa magang, pendampingan dari mentor atau pekerja senior, sertifikat resmi setelah menyelesaikan program, hingga kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi melalui platform SertifHub.
Berbagai fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Program Magang Nasional Batch 4 diharapkan menjadi jembatan bagi lulusan baru untuk mengenal dunia industri sekaligus meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Karena proses pendaftaran dilakukan secara daring dan kuota terbatas, calon peserta disarankan segera memantau informasi resmi melalui platform MagangHub agar tidak melewatkan kesempatan mengikuti program ini.***