SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap resmi menunda Maju Besar Fest 2025 yang seharusnya digelar di Alun-Alun Cilacap pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025.
Acara yang dijadwalkan menghadirkan musisi lokal hingga nasional ini ditunda karena kondisi nasional dinilai kurang kondusif akibat gelombang aksi demonstrasi di berbagai daerah.
Informasi penundaan diumumkan melalui akun Instagram resmi Pemkab Cilacap, @pemkab_cilacap. Dalam keterangan resminya, Pemkab meminta masyarakat memahami keputusan tersebut demi keamanan dan ketertiban bersama.
“Dengan hormat, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Cilacap, sehubungan dengan rencana kegiatan Maju Besar Fest 2025 yang sedianya akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025 di Alun-Alun Cilacap, bersama ini kami sampaikan bahwa kegiatan tersebut ditunda,” tulis Pemkab Cilacap.
Festival ini awalnya akan menampilkan deretan musisi seperti Samara, Recovery, Khaira Aiko, Eleven, Fijio Cilacap, Wisti dan Serli Pantura, hingga Katasora Music. Acara hiburan gratis tersebut dirancang untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Namun, dengan adanya kerusuhan demo di sejumlah kota besar yang memunculkan kekhawatiran soal keamanan, Pemkab Cilacap memilih langkah antisipatif.
“Atas perhatian dan pengertian seluruh pihak, kami ucapkan terima kasih,” lanjut pengumuman resmi itu.
Keputusan ini diambil untuk mencegah potensi kerumunan massa yang bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab di tengah situasi politik dan sosial yang memanas. Meski begitu, hingga kini belum ada jadwal pengganti festival tersebut.
Pemkab mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi selanjutnya melalui kanal komunikasi pemerintah daerah.
Maju Besar Fest 2025 diharapkan menjadi ajang hiburan sekaligus perekat kebersamaan masyarakat Cilacap. Warga pun berharap penundaan ini hanya sementara.
“Harapannya Cilacap tetap aman dan kondusif sehingga bisa menggelar acara hiburan lebih aman dan nyaman,” ujar Fatma, warga Cilacap Utara.