
SERAYUNEWS – Menjelang perayaan Iduladha 2026, masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah kurban. Aktivitas pembelian hewan seperti sapi, kambing, domba, hingga kerbau meningkat di berbagai daerah.
Namun, proses pemilihan hewan tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena terdapat ketentuan syariat Islam serta standar kesehatan agar ibadah kurban dinyatakan sah.
Ibadah kurban sendiri dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah sebagai bentuk ketaatan seorang Muslim kepada Allah Swt.
Oleh sebab itu, kesalahan dalam memilih hewan dapat berdampak pada tidak sahnya ibadah tersebut. Berikut rangkuman panduan penting terkait cara memilih hewan kurban yang benar.
Dalam ketentuan syariat, tidak semua hewan dapat menjadi kurban. Hewan yang sah untuk kurban harus termasuk dalam kategori ternak tertentu.
Hewan di luar jenis tersebut tidak memenuhi syarat sehingga tidak diperbolehkan untuk dijadikan kurban. Ketentuan ini menjadi dasar utama sebelum seseorang memutuskan untuk membeli hewan kurban.
1. Ketentuan Usia Hewan Kurban
Usia hewan juga menjadi salah satu syarat penting dalam ibadah kurban. Standar umumnya adalah sebagai berikut.
Penentuan usia biasanya dapat dilihat dari kondisi gigi hewan atau berdasarkan keterangan resmi dari peternak. Hewan yang belum mencapai usia tersebut dianggap belum memenuhi syarat kurban.
2. Kondisi Fisik Harus Bebas Cacat
Salah satu syarat utama hewan kurban adalah tidak memiliki cacat fisik yang mengganggu.
Hewan dengan cacat berat seperti ini tidak sah dijadikan kurban menurut ketentuan syariat.
3. Hewan Harus Sehat dan Tidak Terindikasi Penyakit
Selain tidak cacat, kondisi kesehatan hewan juga harus diperhatikan secara detail. Ciri-ciri hewan yang sehat antara lainsebagai berikut.
Memilih hewan yang sehat bukan hanya memenuhi aspek ibadah, tetapi juga memastikan daging aman untuk konsumsi.
4. Waktu dan Tempat Pembelian yang Tepat
Pemilihan tempat membeli hewan kurban juga sangat penting.
Dengan cara ini, risiko mendapatkan hewan yang tidak layak dapat berkurang. Pemahaman mengenai syarat hewan kurban tidak hanya menjadi tanggung jawab individu yang berkurban, tetapi juga panitia pelaksana.
Mereka harus memastikan bahwa seluruh hewan kurban telah memenuhi ketentuan syariat agar ibadah berjalan sah dan sesuai aturan agama.
Agar pelaksanaan kurban lebih sempurna, beberapa hal berikut dapat diperhatikan:
Pemilihan hewan yang sesuai tidak hanya berkaitan dengan keabsahan ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sosial yang besar.
Memilih hewan kurban merupakan tahap penting dalam pelaksanaan Iduladha. Dengan memperhatikan jenis hewan, usia, kondisi kesehatan, serta tempat pembelian, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan yakin.
Persiapan yang tepat akan memastikan kurban tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga membawa keberkahan dan manfaat bagi banyak orang.***