
SERAYUNEWS – Persibangga Purbalingga memastikan diri lolos ke final Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 usai menang dramatis melalui adu penalti atas Persiharjo Sukoharjo pada laga semifinal yang digelar di Stadion Goentoer Darjono, Rabu (11/2/2026).
Pada pertandingan leg kedua ini, Persibangga tampil ngotot sejak menit awal. Kekalahan 0-1 pada leg pertama di Stadion Merdeka, Sukoharjo, Minggu (8/2/2026), membuat tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman wajib menang dengan selisih minimal dua gol untuk lolos langsung ke final.
Didukung ribuan penonton, Persibangga tampil agresif sejak awal laga. Namun, para pemain terlihat terburu-buru dalam melakukan penyelesaian akhir.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor pertandingan tetap imbang tanpa gol.
Persibangga akhirnya menghentak pada menit ke-46 melalui gol yang dicetak oleh Yohan Patrick.
Gol tersebut membuat semangat para pemain meningkat untuk menambah keunggulan. Situasi semakin menguntungkan karena Persiharjo harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.
Pemain Persiharjo bernomor punggung 10, Ardyanto Agung Wicaksono, diganjar kartu merah.
Meski unggul jumlah pemain, Persibangga tidak mampu menambah gol hingga akhir pertandingan.
Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Soni Ade (Kabupaten Brebes), kedudukan tetap 1-0.
Untuk menentukan tim yang berhak melaju ke final Liga 4 Jateng, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama tos-tosan tersebut, Persibangga akhirnya menang dengan skor 5-4 atas Persiharjo Sukoharjo dan memastikan tiket ke partai puncak.
Pelatih Persibangga, Imran Amirullah, mengaku bersyukur timnya mampu melangkah ke final meski harus melalui adu penalti.
“Namun pemain tidak tenang, sehingga hanya satu gol tercipta. Penentuan tiket final harus dilakukan melalui adu penalti,’ ujarnya.
Ia menilai, seharusnya Persibangga mampu menang dengan selisih dua gol pada waktu normal.
“Sebenarnya Persibangga bisa menang dengan selisih dua gol di waktu normal,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Persiharjo Sukoharjo, Dwi Joko Prihatin, menyampaikan apresiasi kepada timnya meski harus tersingkir.
“Kami harus bermain dengan 10 orang pemain sejak akhir babak pertama. Namun kami berterima kasih kepada pemain yang sudah menunjukkan penampilan yang luar biasa,” imbuhnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Persibangga Purbalingga yang berhak melaju ke final Liga 4 Jawa Tengah.