
SERAYUNEWS – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyumas menggelar sosialisasi kepatuhan berkendara sekaligus penindakan berupa teguran terhadap pelanggaran lalu lintas kasat mata dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, Kamis (5/2/2026) pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Dr Angka Purwokerto, tepatnya di kawasan perempatan Karangkobar, yang dikenal sebagai salah satu jalur rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Operasi ini menyasar pengendara di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Satlantas Polresta Banyumas menargetkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Selain itu juga untuk penurunan angka kecelakaan di wilayah hukum Polresta Banyumas, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Kompol Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026 mengedepankan pendekatan edukatif dengan memberikan teguran simpatik kepada para pelanggar.
“Penindakan yang kami lakukan berupa teguran humanis, dengan harapan masyarakat semakin sadar pentingnya kelengkapan kendaraan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kompol Harman.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mencatat sebanyak 13 pelanggaran lalu lintas yang ditindak dengan teguran.
Rinciannya, tiga pelanggaran penggunaan knalpot tidak standar serta 10 pelanggaran terkait Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan keterlambatan pembayaran pajak STNK.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel Satlantas Polresta Banyumas, di antaranya Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, Kasubnit Turjawali, Kasubnit Gakkum, serta anggota Satlantas lainnya.
Selain itu, Satlantas Polresta Banyumas juga melibatkan unsur pendukung dari Bapenda Kabupaten Banyumas dan UP3D Samsat Purwokerto sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Kompol Harman berharap, melalui kegiatan rutin Operasi Keselamatan Candi 2026, masyarakat semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Kami berharap masyarakat semakin disiplin berlalu lintas. Helm dipakai, surat lengkap, knalpot sesuai standar, karena keselamatan bukan hanya aturan, tapi kebutuhan,” katanya.