Senin, 18 Oktober 2021

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air di Kesugihan Cilacap Senilai Rp 55 Miliar Dimulai, Begini Ceritanya

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat meletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) bersama PT Nindya Tirta Unggul di Kecamatan Kesugihan. (Ulul)

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap dimulai. Pembangunan IPA dengan kapasitas produksi 110 liter per detik atau setara 400 m3 per jam ini dengan nilai investasi mencapai Rp 55 Miliar.


Kesugihan, serayunews.com

Pembangunan IPA di Kesugihan Cilacap ini dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama dengan PT Nindya Tirta Unggul sebagai Konsorsium yang mendanai peningkatan infrastruktur IPA Unit Produksi di Kesugihan tersebut.

Bupati Cilacap Tatto Suwrato Pamuji mengatakan bahwa air merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan. Di mana ada negara yang dapat mengelola air dengan baik, maka negara tersebut akan selamat dari bencana.

“Maka hari ini kita membangun proyek ini, untuk pemenuhan kebutuhan air masyarakat di Cilacap. Juga mempersiapkan pusat ekonomi dan industri yang membutuhkan air,” ujar Bupati usai acara Groundbreaking IPA Kesugihan, Sabtu (02/10).

Direktur PT Nindya Tirta Unggul, Suratman mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari kegiatan terdahulu. Sebelumnya pada 18 Mei 2021, pihaknya bersama Pemkab Cilacap telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan IPA Kesugihan dalam bentuk build operate transfer (BOT). PT Nindya Tirta Unggul selaku konsorsium mendanai pembangunan peningkatan infrastruktur IPA Kesugihan berikut kelengkapannya senilai Rp 55 miliar.

“Dalam kerjasama investasi ini, kita akan menyiapkan air sebesar 110 liter per detik. Mudah mudahan setelah peletakan batu pertama ini, 6 bulan kedepan airnya sudah bisa tersalurkan ke masyarakat untuk peningkatan produksi Perumdam Tirta Wijaya,” ujar Suratman.

Adapun dalam kerjasama ini diatur harga curah air per meter kubik Rp 3.900 dengan ekskalasi kenaikan 5 % per tahun, selama periode 15 tahun. Kerjasama ini tidak hanya berlatar belakang bisnis. Tetapi sejalan dengan arah pembangunan pemerintah yang menitik beratkan pada pemenuhan hajat hidup masyarakat, salah satunya adalah sektor air dan sanitasi.

Sementara itu, Direktur Perumdam Trirta Wijaya, Bambang Yulianto menyampaikan, kerjasama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan layanan Perumdam Tirta Wijaya seiring permintaan pelanggan yang semakin banyak.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati yang telah mensupport kami dalam rangka kerjasama dengan PT Nindya Tirta Unggul, sehingga pekerjaan ini dapat berjalan,” ujar Bambang.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf beserta para asisten, perwakilan Forkopimda, Forkopimcam Kesugihan, Direktur PT Nindya Tirta Unggul Suratman, Direktur Perumdam Tirta Wijaya, serta sejumlah undangan.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini