
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan kesiapan dukungan bagi para perantau yang ingin pulang kampung pada Idulfitri mendatang. Sebanyak lima armada bus telah disiapkan secara resmi untuk program mudik gratis guna menjamin perjalanan yang aman dan minim risiko.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Omar Udaya, mengungkapkan bahwa jumlah armada tersebut masih berpotensi bertambah melalui kolaborasi lintas instansi.
“Yang sudah pasti dari pemda ada lima kendaraan. Untuk tambahan dari instansi lain masih kami koordinasikan,” kata Omar didampingi Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Mufti Hakim di Purwokerto, Rabu (04/03/2025).
Selain dari Pemkab Banyumas, program mudik gratis juga dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Mudik gratis akan dilaksanakan pada 16 Maret 2026. Lokasi yang menjadi titik kumpul, ada di Museum Purna Bakti Pertiwi, kawasan TMII, Jakarta. Mengenai pendaftarannya dikelola langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Pemkab Banyumas berperan vital dalam penyediaan armada serta dukungan operasional saat pemudik tiba di daerah tujuan.
Selain meringankan biaya transportasi bagi pekerja di Jabodetabek, program ini bertujuan menekan penggunaan sepeda motor yang berisiko tinggi di jalan raya.
Tak hanya sekadar menyediakan angkutan, Dinhub Banyumas juga mulai memetakan strategi kelancaran lalu lintas. Omar menyebut pihaknya telah berkoordinasi di level nasional untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik.
“Secara nasional kami sudah mengikuti rapat pengarahan terkait persiapan arus mudik, dan untuk tingkat kabupaten akan segera kami rapatkan lebih lanjut,” ujar Omar.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Angkutan dan Keselamatan, Mufti Hakim, menekankan bahwa rekayasa lalu lintas akan difokuskan pada titik-titik rawan macet seperti Patikraja dan Rawalo.
“Kami sudah menyiapkan jalur alternatif dan langkah antisipasi jika terjadi kepadatan, termasuk pemanfaatan jalan-jalan kecil yang masih memungkinkan dilalui kendaraan,” kata Mufti.