
SERAYUNEWS- Persija Jakarta menghadapi tantangan besar saat membuka putaran kedua BRI Super League 2025/26 dengan menjamu Madura United FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/1/2026) malam.
Laga krusial ini berlangsung di tengah kondisi pincangnya skuat Macan Kemayoran akibat absennya sejumlah pemain kunci. Sedikitnya lima pemain andalan Persija dipastikan tidak bisa turun ke lapangan.
Mereka adalah Hanif Sjahbandi, Fabio Calonego, Van Basty Sousa, Ryo Matsumura, dan Bruno Tubarao. Absensi tersebut disebabkan oleh kombinasi sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI serta cedera yang belum pulih sepenuhnya.
Kondisi ini jelas bukan situasi ideal bagi Persija yang tengah bersaing di papan atas klasemen. Namun, pelatih Persija Mauricio Souza menegaskan bahwa absennya sejumlah pemain tidak akan mengendurkan ambisi tim untuk mengamankan tiga poin di laga pembuka putaran kedua.
Pelatih asal Brasil itu menyebut Persija telah melakukan persiapan matang selama masa jeda kompetisi, termasuk merancang strategi dan formasi alternatif yang disesuaikan dengan pemain yang tersedia.
“Semua orang tahu ada beberapa pemain kami yang tidak bisa tampil. Tapi kami punya waktu untuk melakukan persiapan. Kami tahu tujuan kami musim ini adalah menjadi juara,” ujar Souza saat konferensi pers pra pertandingan.
Souza menekankan bahwa mentalitas juara harus tetap dijaga sejak laga pertama putaran kedua, meski menghadapi berbagai keterbatasan.
“Laga ini tidak akan mudah. Namun, kami sudah memotivasi pemain lain. Saya percaya tim bisa bermain baik seperti yang kami tunjukkan selama latihan,” jelasnya di laman resmi I-League.
Absennya beberapa pemain membuat lini tengah Persija menjadi sektor yang paling terdampak. Meski begitu, Souza mengaku telah menyiapkan skema permainan baru untuk menutup celah yang ada.
Menurutnya, kualitas latihan dan pemahaman taktik para pemain menjadi faktor kunci untuk meraih hasil maksimal.
“Kami sudah berlatih dengan formasi terbaik berdasarkan pemain yang ada. Jika mereka bermain seperti di sesi latihan, saya yakin kami bisa meraih kemenangan,” tegas Souza.
Meski secara posisi klasemen Persija berada jauh di atas Madura United—Macan Kemayoran di peringkat ketiga, sementara Laskar Sape Kerrab di posisi ke-14—Souza menolak memandang enteng lawan.
Ia menilai putaran kedua selalu menghadirkan tantangan berbeda karena banyak tim melakukan perombakan dan penguatan skuat.
“Putaran pertama dan putaran kedua selalu berbeda. Sekarang Madura United lebih kuat. Mereka melakukan perubahan dan itu harus kami waspadai,” jelas Souza.
Bek kiri Persija, Dony Tri Pamungkas, turut memastikan seluruh pemain siap menjalani laga penting ini. Ia menyebut kondisi tim tetap solid meski sejumlah pemain inti absen.
Menurut Dony, tim pelatih telah mengantisipasi situasi tersebut dengan program latihan yang disusun secara khusus selama sepekan terakhir.
“Kami semua siap untuk pertandingan besok. Memang ada beberapa pemain yang tidak bisa bermain, tapi persiapan berjalan lancar. Ini pertandingan penting dan kami optimistis bisa meraih tiga poin,” kata Dony.
Ia juga mengajak The Jakmania untuk hadir langsung di stadion dan memberikan dukungan penuh kepada Persija.
“Kami berharap suporter bisa ramai datang ke stadion. Dukungan mereka sangat penting untuk kami,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dony menilai performa Persija sepanjang putaran pertama patut disyukuri. Finis di posisi ketiga menjadi fondasi kuat untuk menghadapi sisa musim yang masih panjang.
“Alhamdulillah putaran pertama sudah kami lalui dengan baik dan kami berada di posisi tiga. Itu jadi motivasi besar. Perjalanan masih panjang karena masih ada 17 pertandingan lagi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Persija memilih fokus menjalani laga demi laga ketimbang terlalu jauh berbicara soal gelar juara.
Di sisi lain, Madura United FC datang ke Jakarta dengan rasa percaya diri tinggi. Pelatih Carlos Eduardo Biasi Parreira memastikan timnya sudah bisa memainkan dua pemain asing anyar yang baru direkrut, yakni Junior Brandao dan Riquelme Sousa.
Kehadiran kedua pemain tersebut dinilai mampu meningkatkan daya gedor dan kreativitas permainan Madura United di putaran kedua.
Selain itu, Madura United juga mendatangkan pemain lokal Giovani Numberi untuk memperkuat lini pertahanan Laskar Sape Kerrab.
“Kami punya persiapan yang bagus sekarang. Pemain baru sudah bisa dimainkan, beberapa pemain juga kembali dari cedera. Besok kami akan tampil lebih kuat,” ujar Parreira, Kamis (22/1).
Pada pertemuan putaran pertama BRI Super League musim ini, Persija sukses menaklukkan Madura United dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan. Gol tunggal kemenangan Macan Kemayoran kala itu dicetak oleh Maxwell.
Namun, dengan perubahan komposisi pemain di kedua tim, laga di GBK kali ini diprediksi berjalan lebih ketat dan sarat tensi.
Persija tentu ingin mengamankan kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas, sementara Madura United berambisi mencuri poin demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.