
SERAYUNEWS – Tim Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Gema Surya Suara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mencetak sejarah! Mereka berhasil meraih Gold Medalist (Medali Emas) yang bergengsi di ajang Karangturi International Choir Competition (KICC) 2025 yang digelar di Semarang, Jumat (14/11/2025) lalu.
Ini adalah pencapaian luar biasa yang membawa nama UMP terbang tinggi di panggung global!
Keberhasilan ini ternyata bukan sulap, bukan sihir, melainkan hasil dari kerja keras yang super disiplin. Menurut Pembina PSM GSS, Pratik Hari Yuwono, MA, persiapan mereka memakan waktu hampir 10 bulan!
“Kami fokus pada penguatan teknis, administrasi, dan yang paling unik adalah strategi karantina intensif tanpa handphone. Ini kunci agar anggota benar-benar fokus menghadapi kompetisi,” kata Praktik Hari.
Ketua Tim, Aurellia Rasya Destiva, menambahkan bahwa motivasi utama mereka adalah meningkatkan kualitas bermusik, mengharumkan nama UMP di kancah internasional, dan tentu saja, membawa pulang prestasi tertinggi.
Di kategori Folklore, PSM GSS UMP tampil memukau dengan membawakan dua lagu: Rosas Pandan (dari Filipina) dan Tak Tong-Tong (dari Minangkabau).
“Kami menyajikan interpretasi, koreografi panggung, dan pemilihan lagu yang unik dan inovatif. Ini yang membuat penampilan kami berbeda,” jelas Aurellia.
Ia juga mengakui banyak tantangan yang mereka hadapi, mulai dari mengatur waktu, menjaga stamina vokal, hingga urusan logistik. Semua itu berhasil mereka atasi berkat latihan super intensif, evaluasi rutin, masterclass, dan dukungan penuh dari Biro Kemahasiswaan UMP.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMP, Efi Miftah Faridli, M.Pd, menyampaikan apresiasi tertinggi atas prestasi ini. Ia berharap PSM GSS bisa terus konsisten berorganisasi dan meraih lebih banyak emas lagi di kompetisi-kompetisi berikutnya.