
SERAYUNEWS – Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK) Cilacap menggelar Malam Pekerja bertajuk “Revitalisasi Kekuatan Serikat Pekerja” di Gedung Patra Graha Cilacap, Senin malam (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan nilai kebersamaan dan solidaritas di tubuh serikat pekerja.
Ketua Umum SPP PWK Cilacap, Dwi Jatmoko menegaskan kekuatan utama sekaligus modal terbesar SPP PWK terletak pada kekompakan atau korsa seluruh anggotanya. Dengan jumlah anggota mencapai sekitar 1.400 pekerja, korsa menjadi energi inti yang menjaga daya juang serikat.
“Tidak ada gunanya anggota banyak, tetapi tidak kompak. Korsa adalah kekuatan utama SPP PWK. Inilah yang harus terus kita rawat dan revitalisasi,” tegas Dwi.
General Manager Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap, Wahyu Sulistyo Wibowo, menyampaikan serikat pekerja bukan sekadar organisasi, melainkan wadah perjuangan, kepedulian, dan solidaritas. Menurutnya, kekuatan sejati serikat terletak pada persatuan yang mampu berjalan seirama dengan perusahaan.
“Ketika pekerja dan perusahaan berjalan seirama, tidak ada tantangan besar yang tidak bisa dilewati,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Kilang Cilacap tidak hanya berdiri karena mesin dan teknologi, tetapi karena tangan-tangan yang bekerja tanpa lelah, pikiran yang selalu waspada, serta hati yang peduli. Setiap peran sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi keberlangsungan perusahaan.
“Mari jaga bersama Kilang Cilacap bukan hanya sebagai tempat bekerja, tetapi sebagai rumah bersama yang aman, saling menghargai, dan saling menguatkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Optimasi Feedstock & Produk Kilang Pertamina Internasional, Erwin Suryadi, dalam amanatnya mengingatkan pentingnya kehadiran serikat pekerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Salah satunya melalui kontribusi dalam pemberdayaan UMKM, sehingga kehadiran pekerja dan perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh lingkungan sekitar,” tegasnya.
Dalam sesi insight, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumilar, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana reintegrasi bisnis Pertamina Group. Federasi menyambut baik integrasi subholding Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping (PIS) ke dalam satu subholding downstream, yakni Pertamina Patra Niaga.
“Ini merupakan itikad baik untuk menyatukan kembali bisnis Pertamina sebagai satu entitas, sebagaimana amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, agar Pertamina menjadi soko guru kemandirian dan kedaulatan energi nasional,” tegasnya.
Kegiatan Malam Pekerja ini juga semakin bermakna dengan kehadiran tokoh pengamat energi nasional, Ugan Gandar. Presiden SPPB periode 2004 – 2015 ini memberikan suntikan semangat dan motivasi kepada para pekerja untuk terus menjaga profesionalisme, solidaritas, dan kontribusi positif bagi perusahaan, masyarakat, dan bangsa.
Dalam kesempatan itu SPP PWK juga menyalurkan donasi untuk perjuangan FSPPB, donasi untuk bencana Sumatera dan Aceh yang disupport oleh lintas organisasi seperti SPP PWK, Bazma, BDI dan PWP, serta santunan untuk Panti Asuhan Al Awaliyah Maos dan Panti Asuhan Al Ikhlas Mertasinga, Cilacap.