
SERAYUNEWS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas kembali menggelar tes urine terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan rutan. Hasilnya, seluruh peserta tes dinyatakan negatif narkoba.
Kegiatan tes urine dilaksanakan pada Sabtu (3/1/2025) dan diikuti oleh 10 WBP, terdiri dari 6 WBP laki-laki dan 4 WBP perempuan. Pelaksanaan tes dilakukan secara selektif, terbuka, dan sesuai prosedur, dengan pengawasan langsung petugas Rutan Kelas IIB Banyumas.
Kepala Pengamanan Rutan Kelas IIB Banyumas, Ronitua Tambunan, menyampaikan bahwa tes urine merupakan bagian dari deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
“Kami berharap pelaksanaan tes urine ini dapat menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan rutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh WBP semakin sadar akan pentingnya menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan rutan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Ia menegaskan, tes urine tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengawasan, tetapi juga menjadi media edukasi serta penguatan komitmen bersama antara petugas dan WBP untuk menolak penyalahgunaan narkoba.
Salah satu WBP berinisial A (30) yang mengikuti tes urine mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan tes secara terbuka dan berkala menciptakan rasa keadilan di antara WBP.
“Harapan saya agar kegiatan ini dapat menciptakan rasa keadilan dan ketertiban bagi seluruh WBP. Tes urine yang dilaksanakan secara terbuka dan berkala dapat memberikan rasa aman serta mendorong WBP untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalani masa pembinaan di Rutan Kelas IIB Banyumas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan bahwa tes urine merupakan bentuk nyata komitmen Rutan Banyumas dalam mendukung program pemasyarakatan bersih dari narkoba.
“Kami berharap kegiatan tes urine ini dapat memperkuat komitmen Rutan Banyumas dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran WBP untuk menjalani pembinaan secara sehat, positif, dan taat aturan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” katanya.
Dengan hasil tes urine yang seluruhnya negatif, Rutan Kelas IIB Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, dan bebas narkoba sebagai bagian dari sistem pembinaan yang berintegritas.