
SERAYUNEWS- Pergerakan saham hari ini pada perdagangan 27 Januari menunjukkan dinamika yang tidak seragam di Bursa Efek Indonesia.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BBRI, dan TLKM tercatat bergerak menguat, sementara saham GOTO dan ADRO justru mengalami tekanan jual dan ditutup di zona merah.
Fluktuasi harga saham mencerminkan sikap investor yang semakin selektif dalam merespons sentimen pasar. Pelaku pasar tidak lagi bergerak serempak mengikuti indeks, melainkan memilih saham berdasarkan kinerja fundamental dan prospek sektor masing-masing emiten.
Berdasarkan pasar saham dan emiten besar BEI pada 27 Januari 2026. Di tengah kondisi tersebut, minat terhadap rekomendasi saham terbaik tetap tinggi.
Saham dengan bisnis stabil, arus kas kuat, serta eksposur besar terhadap ekonomi domestik dinilai masih memiliki daya tarik di tengah volatilitas pasar.
Melansir berbagai sumber, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Saham BBCA atau Bank Central Asia Tbk mencatatkan penguatan seiring kepercayaan investor terhadap stabilitas sektor perbankan. Kinerja keuangan yang konsisten serta kualitas aset yang terjaga menjadi faktor utama penopang pergerakan saham ini.
Minat beli terhadap BBCA juga didorong oleh persepsi bahwa sektor perbankan masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Saham ini kerap dipandang sebagai aset defensif di tengah ketidakpastian pasar.
Saham BBRI atau Bank Rakyat Indonesia Tbk bergerak positif berkat optimisme terhadap pertumbuhan kredit segmen UMKM. Investor menilai model bisnis BBRI relatif tahan terhadap gejolak ekonomi.
Penguatan saham ini mencerminkan keyakinan pasar bahwa penyaluran kredit berbasis mikro tetap memiliki prospek jangka panjang. Likuiditas yang kuat turut menopang kepercayaan investor.
Saham TLKM atau Telkom Indonesia Tbk menjadi salah satu emiten yang menguat di tengah pasar fluktuatif. Prospek transformasi digital dan kontribusi pendapatan berulang menjadi daya tarik utama.
Investor melihat TLKM sebagai saham dengan potensi pertumbuhan stabil. Peran strategis perusahaan dalam infrastruktur digital nasional memberikan sentimen positif bagi pergerakan sahamnya.
Di sisi lain, saham GOTO atau GoTo Gojek Tokopedia Tbk mengalami tekanan jual. Aksi ambil untung investor jangka pendek menjadi salah satu faktor pelemahan harga saham.
Pasar juga masih mencermati prospek profitabilitas jangka panjang emiten teknologi. Hal ini membuat pergerakan saham GOTO cenderung volatil.
Saham ADRO atau Adaro Energy Indonesia Tbk tercatat bergerak melemah seiring fluktuasi harga komoditas global. Ketidakpastian permintaan energi menjadi faktor yang memengaruhi sentimen pasar.
Meski demikian, pelaku pasar menilai saham ADRO masih memiliki fundamental yang perlu dicermati. Pergerakan jangka pendek dinilai tidak selalu mencerminkan potensi jangka panjang.
Sektor perbankan dan telekomunikasi menjadi penopang utama pergerakan positif pasar saham hari ini. Emiten di sektor ini dinilai memiliki pendapatan yang relatif stabil.
Kondisi tersebut membuat saham-saham di sektor ini tetap diminati investor yang mengutamakan keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil.
Sektor teknologi dan energi mencatatkan pergerakan yang lebih tertekan. Investor cenderung menunggu kepastian sentimen global sebelum kembali agresif.
Kehati-hatian ini mencerminkan perubahan strategi investor yang lebih fokus pada manajemen risiko dibandingkan spekulasi jangka pendek.
Di tengah kondisi pasar yang dinamis, saham BBCA, BBRI, TLKM, ASII, dan UNVR dinilai layak dicermati. Emiten-emiten ini memiliki rekam jejak kinerja yang relatif stabil.
Rekomendasi tersebut bersifat referensi analitis. Investor tetap disarankan menyesuaikan keputusan dengan profil risiko masing-masing.
Tips Menghadapi Saham Hari Ini yang Naik Turun
1. Fokus pada saham berfundamental kuat
2. Hindari keputusan berbasis emosi
3. Gunakan strategi beli bertahap
4. Diversifikasi portofolio lintas sektor
5. Pantau sentimen global dan domestik
6. Tetapkan batas risiko sejak awal
7. Jangan mengejar saham yang sudah naik tajam
8. Evaluasi portofolio secara rutin
Pergerakan saham hari ini menunjukkan bahwa pasar modal terus bergerak dinamis dengan karakter naik dan turun yang wajar. Penguatan BBCA, BBRI, dan TLKM diimbangi pelemahan GOTO dan ADRO menjadi gambaran selektivitas investor.
Dengan pendekatan yang rasional dan berbasis data, investor diharapkan mampu menyikapi fluktuasi pasar secara lebih bijak. Disiplin strategi dan pemahaman risiko menjadi kunci utama dalam berinvestasi saham.