
SERAYUNEWS – Bagaimana solusi jika sekolah belum finalisasi PDSS? Pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 memasuki tahap krusial.
Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN mengingatkan seluruh satuan pendidikan untuk segera menyelesaikan pengisian serta finalisasi data.
Hal ini menyusul semakin dekatnya batas waktu yang telah diperpanjang agar sekolah memiliki kesempatan tambahan dalam menuntaskan proses pendataan.
Tahapan PDSS menjadi syarat utama bagi siswa yang ingin mengikuti SPAN-PTKIN 2026. Jalur seleksi ini memungkinkan siswa masuk ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tanpa melalui ujian tertulis dan tanpa dipungut biaya pendaftaran.
Karena itu, kelengkapan dan validitas data PDSS sangat menentukan peluang siswa untuk lolos seleksi.
Berdasarkan informasi resmi terbaru, panitia memberikan tambahan waktu untuk meminimalkan risiko siswa gagal mengikuti seleksi akibat keterlambatan pengisian data.
Pendaftaran PDSS yang semula dijadwalkan berakhir lebih awal kini diperpanjang hingga 9 Februari 2026. Sementara itu, proses pengisian dan finalisasi data PDSS diberikan waktu tambahan hingga 10 Februari 2026.
Perpanjangan jadwal ini menjadi kesempatan penting bagi sekolah yang belum menyelesaikan proses administrasi.
Namun, panitia tetap mengimbau agar sekolah tidak menunggu hingga batas akhir guna menghindari kendala teknis seperti gangguan sistem atau kesalahan input data.
Panitia PMB PTKIN juga menyediakan layanan bantuan resmi bagi sekolah yang mengalami kendala teknis selama proses pengisian PDSS.
Apabila sistem mengalami gangguan, data tidak tersimpan, atau muncul masalah lainnya, sekolah dapat memanfaatkan layanan Helpdesk SPAN-PTKIN melalui platform SAPA SPAN-UM PTKIN.
Layanan bantuan tersebut dapat diakses melalui laman resmi https://sapa.ptkin.ac.id/. Kehadiran helpdesk ini bertujuan memastikan setiap kendala teknis dapat segera ditangani sehingga proses pendataan tetap berjalan lancar.
Panitia menegaskan bahwa finalisasi PDSS merupakan tahapan krusial yang menentukan kelayakan siswa mengikuti SPAN-PTKIN.
Jika sekolah tidak menyelesaikan finalisasi hingga batas waktu yang telah diperpanjang, maka siswa secara otomatis tidak dapat melanjutkan pendaftaran melalui jalur prestasi tersebut.
Hal ini tentu menjadi kerugian besar, terutama bagi siswa yang memiliki rekam prestasi akademik unggul.
Oleh karena itu, sekolah dan siswa diharapkan memanfaatkan perpanjangan waktu seoptimal mungkin agar seluruh tahapan dapat diselesaikan tanpa kendala.
Demikian informasi tentang solusi jika sekolah belum finalisasi PDSS.***